SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Masih ingat kasus pembuangan bayi yang dibungkus plastik hitam di Kampung Kadingding, RT 007, RW 002, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, pada Jumat 16 September 2022 lalu?
Kasus pembuangan bayi yang sempat menggegerkan warga setempat, ternyata pelakunya sudah ditangkap aparat Polsek Cikande. Ia seorang wanita berinisial AMS (19), warga Cempaka, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Pelaku merupakan ibu dari bayi yang baru dilahirkan tersebut.
Kasi Humas Polres Serang Iptu Dedi Jumhaedi saat dikonfirmasi membenarkan pelaku telah ditangkap. “Iya sudah diamankan, pelaku berinisial AMS asal OKU Timur. Dia merupakan ibu dari bayi yang ditemukan di tempat sampah di Kibin beberapa waktu yang lalu,” kata Dedi, Sabtu 24 September 2022.
Dedi mengatakan saat dilakukan pemeriksaan, pelaku telah mengakui perbuatannya. Saat ini pelaku oleh Polsek Cikande telah diserahkan ke UPPA Satreskrim Polres Serang. “Kasusnya saat ini ditangani Polres Serang,” ujar Dedi.
Terkait motif pelaku membuang bayi tersebut, Dedi belum dapat menjelaskannya. Saat pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Serang. “Motifnya nanti disampaikan, saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” ungkap Dedi
Sebelumnya, sesosok bayi yang baru saja dilahirkan ditemukan di dalam tempat sampah di Kampung Kadingding, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Jum’at 16 September 2022 pagi.
Saat ditemukan bayi berjenis kelamin perempuan dalam kondisi lemah dan dibungkus plastik berwarna hitam.
Kapolsek Cikande Kompol Indra Feradinata menjelaskan bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh pemulung bernama Saroh sekira pukul 06.00 WIB. “Bayi perempuan itu ditemukan oleh saksi bernama Saroh yang saat itu sedang mencari rongsokan di tempat sampah,” kata Indra.
Saat ditemukan bayi tersebut berada di bungkusan plastik berwarna hitam dan terikat rapat. “Bayi itu ditemukan dalam bungkusan plastik berwarna hitam,” ujar mantan Kasat Reskrim Polresta Serang Kota tersebut.
Kaget dengan temuannya itu, Saroh kemudian melaporkannya kepada warga sekitar. Oleh warga bayi itu kemudian dibawa ke bidan desa untuk mendapatkan pertolongan. Namun nahas, sebelum mendapatkan pertolongan bayi tersebut meninggal dunia. “Awal temukan masih hidup, tapi kemudian meninggal dunia,” tutur Indra.
Reporter : Fahmi Sa’i
Editor: M Widodo











