CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon dan Kabupaten Serang bekerjasama turun tangan menindaklanjuti potensi pencemaran lingkungan dari aktivitas perbaikan jalan di Tegalbunder, Kota Cilegon.
Selasa ini, 25 Oktober 2022, personel dari DLH Cilegon dan Kabupaten Serang mendatangi Tegalbunder serta sumber material limbah kapur yang digunakan untuk menguruk jalan tersebut.
Informasi tersebut dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Cilegon Aziz Setia Ade Putra.
“Sekarang lagi di tempat asalnya bareng DLH Kabupaten Serang,” ujar Aziz, Selasa 25 Oktober 2022.
Dikatakan Aziz, dilibatkannya DLH Kabupaten Serang lantaran sumber material untuk menutup jalan rusak itu berasal dari Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang.
Terkait pemanggilan oleh Sat Reskrim Polres Cilegon, dijelaskan Aziz pihaknya diundang oleh kepolisian untuk dimintai keterangan sebagai tenaga ahli.
Dan Aziz mengaku sudah mengutus bidang yang berkompeten dengan persoalan tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Polisi dari Polres Cilegon melakukan penyelidikan terhadap upaya perbaikan jalan di Tegalbunder dengan cara ditimbun menggunakan material yang diduga limbah kapur.
Diketahui, penutupan jalan rusak menggunakan material yang diduga limbah kapur dilakukan pada Rabu 21 September lalu.
Kemudian setelah beberapa pekan paska penimbunan, aksi itu mendapatkan sorotan karena belakangan diduga kuat material itu adalah limbah kapur.
Ramai menjadi sorotan, jalan itu kemudian dikabarkan ditimbun kembali menggunakan material batu. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











