LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan tujuh rumah dan satu masjid di Sangiangtanjung, Kecamatan Kalanganyar, rusak berat pada Selasa (25/10) sekira pukul 14.00 WIB.
Bahkan, dua orang mengalami luka-luka tertimpa material bangunan.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, hujan deras dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang membuat pohon tumbang dan menimpa rumah warga.
Rumah warga yang rusak tersebar di dua kampung, yakni di Kampung Dalung dan Ela. Di Kampung Dalung empat rumah yang rusak milik Karinah, Iskandar, Karna, dan Sukra. Sedangkan tiga rumah yang rusak di Kampung Ela milik Muhaemin, Rusli, dan Sarmani.
Camat Kalanganyar Cece Saputra menyatakan, empat rumah dan masjid yang rusak di Dalung akibat tertimpa pohon. Kondisi tersebut membuat rumah rusak berat.
“Totalnya ada tujuh rumah yang rusak. Empat rumah di Dalung sudah kita laporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sedangkan tiga rumah di Kampung Ela masih dalam proses pendataan,” kata Cece Saputra kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa 25 Oktober 2022.
Mantan Camat Malingping ini mengungkap, BPBD telah menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban terdampak bencana angin kencang. Dirinya berharap, ada bantuan untuk perbaikan rumah masyarakat di Sangiangtanjung.
“Kita akan usulkan bantuan perbaikan rumah kepada BPBD atau Dinas Sosial (Dinsos). Karena kasihan warga, rumahnya rusak dan tidak bisa ditempati lagi,” jelasnya.
Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini mengimbau kepada masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem di akhir 2022. Apalagi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah menyampaikan peringatan dini cuaca ekstrem. Bahkan, BPBD Lebak juga telah menyampaikan informasi itu ke kecamatan dan desa.
“Prinsipnya, kita minta kepada para kepala desa untuk selalu waspada dalam beberapa bulan ke depan. Khususnya masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana,” tegasnya.(*)
Reporter: Mastur











