SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang mengeluhkan keberadaan puluhan dump truck pengangkut tanah berhenti dipinggir Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani, dekat Jembatan Aria Wasangkara. Selain dianggap mengganggu, keberadaannya kerap menjadi penyebab kecelakaan.
Pantauan Radar Banten, keberadaan dump truck pengangkut tanah tujuan Cidadap, Kabupaten Tangerang itu rutin mulai pagi dan sore hari berhenti untuk beristirahat di pinggir Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani, yang tak jauh dari Jembatan Aria Wasangkara. Baru, memasuki malam, dump truck silih berganti pergi dan datang.
Keberadaan dump truck memakan badan jalan sehingga mengakibatkan jalan sempit. Terlebih, jalan yang berstatus milik Pemprov Banten itu belum rampung pembangunannya. Kondisi ini dikeluhkan warga sekitar dan pengendara yang kerap melalui jalan tersebut.
“Rutin pagi, siang, sore mereka parkir di pinggir jalan. Kami sangat khawatir kalau ini terus dibiarkan,” ujar Muhidin Ketua RW 12 Perumahan Bumi Mutiara Serang, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocokjaya, kepada Radar Banten, Minggu (13/11).
Kata Muhidin, akibat banyaknya dump truck yang berhenti di pinggir jalan, membuat jalan sempit. Karena, proses pembangunan jalan tersebut belum rampung. “Kemarin (malam Sabtu) ada warga Bogeg, bawa motor kecelakaan, ini untuk kesekian kalinya,” katanya.
Muhidin berharap, pemerintah melakukan penertiban pada dump truck yang berhenti di sepanjang jalan Syekh Nawawi Al Bantani. Karena, selama ini seperti tak ada yang menertibkan. “Percuma dibangun. Kalau hanya dibuat untuk tempat berhenti mobil dump truck. Malah membahayakan,” terangnya.
Senada dikatakan Muhidin, Ketua RW 002, Lingkungan Bogeg, Kelurahan Banjaragung, Komarudin meminta pemerintah menertibkan jalan tersebut dari dump truck. Sehingga, arus lalu lintas lancar dan tak membahayakan. “Kami meminta untuk segera ditertibkan. Karena, meresahkan warga kami,” katanya.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang M Ikbal mengatakan, Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani merupakan kewenangan Dishub Provinsi Banten. Ia mengaku akan berkoordinasi dengan Dishub Provinsi Banten terkait dengan kondisi tersebut. “Kami akan berkoordinasi dengan Dishub Banten dan pihak Kepolisian terkait kecelakaan,” terangnya. (fdr/nda)











