SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kerangka manusia yang ditemukan di semak-semak Lingkungan Kemang, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis 10 November 2022 siang lalu telah autopsi. Hasil autopsi didapatkan bekas kekerasan benda tumpul.
Kabid Humas Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Shinto Silitonga mengatakan tim DVI Biddokes Polda Banten dan Forensik RS Bhayangkara menemukan kekerasan benda tumpul tersebut pada bagian rahang atas. “Terdapat kekerasan benda tumpul di sekitar rahang atas depan,” ujar Shinto, Senin 14 November 2022.
Shinto belum dapat menyimpulkan kekerasan benda tumpul tersebut apakah disebabkan oleh pembunuhan atau hal lain. Sebab, saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam. “Apakah kekerasan rahang atas itu disebabkan pembunuhan atau kekerasan dari orang lain? tentu saja ini masih dilakukan pendalaman,” ungkap Shinto.
Shinto menjelaskan, berdasarkan ciri fisiknya kerangka manusia tanpa identitas tersebut berjenis kelamin laki-laki, mempunyai tinggi badan 151 cm hingga 161 cm dan berusia 25 tahun sampai 45 tahun. “Terkait waktu kematian diperkirakan lebih dari tiga minggu,” ujar alumnus Akpol 1999 tersebut.
Shinto mengharapkan adanya peran serta masyarakat dalam mengungkap kasus penemuan kerangka manusia tersebut. Ia meminta agar masyarakat melapor apabila merasa kehilangan anggota keluarganya dalam satu bulan terakhir. “Kami meminta bantuan kepada publik apabila ada keluarganya yang tidak kembali bisa menghubungi Polda Banten atau ke Polresta Serang Kota,” kata Shinto.
Kasat Reskrim Polresta Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) David Adhi Kusuma mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban. “Masih dalam proses penyelidikan,” kata David.
Ia menuturkan, kerangka manusia itu ditemukan warga sekira pukul 11.00 WIB. Ketika itu, ada seorang warga yang sedang membabat rumput di sekitar lokasi. Saat membabat rumput, warga tersebut mencium bau menyengat dan menemukan tulang belulang. “Ditemukan sekira jam 11 siang,” tutur David. (*)
Reporter : Fahmi Sa’i
Editor: Agung S Pambudi











