SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sudah lebih tiga pekan berlalu, pelaku penusukan yang menyebabkan Mohamad Naufal (37) tewas belum ditangkap. Saat ini petugas gabungan dari Ditreskrimum Polda Banten dan Satreskrim Polresta Serang Kota masih melakukan penyelidikan.
“Masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) David Adhi Kusuma, Senin 14 November 2022.
Naufal sebelumnya ditusuk pada Jumat 21 Oktober 2022 oleh orang tidak dikenal. Penusukan tersebut terjadi di Lingkungan Kebaharan, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang. Pengusaha jual beli motor tersebut ditusuk sekira pukul 12.30 WIB.
“Kejadiannya sekitar jam 12.30 WIB, korban ditusuk pas mau pulang ke rumahnya setelah salat Jumat,” kata David.
David mengatakan, setelah penusukan korban masih dalam kondisi sadar. Ia menghembuskan nafas terakhirnya saat warga akan membawanya ke rumah sakit. “Meninggal di perjalanan saat menuju rumah sakit,” kata David.
Pasca kejadian penusukan, polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi, polisi telah melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan saksi. “Kita sudah ke lokasi dan melakukan olah TKP,” kata David.
Menurut warga sekitar Tangdim, saat kejadian penusukan tidak ada warga yang melihat langsung. Warga mengetahui penusukan tersebut setelah korban menghampiri tetangga dan meminta pertolongan. “Tidak ada yang tahu (korban ditusuk-red),” kata Tangdim.
Kendati tidak ada yang melihat langsung kejadian penusukan, namun informasi yang didapat pelaku berjumlah dua orang. Keduanya mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario. “Informasinya pelaku ada dua orang bawa motor Vario,” kata Tangdim.
Tangdim mengungkapkan, berpulangnya almarhum menjadi duka yang mendalam bagi keluarganya. Sebab, almarhum merupakan tulang punggung keluarga dan menghidupi seorang istri dan dua anaknya. “Korban ini punya dua orang anak, dia pernah bercerai terus menikah lagi. Kerjaannya jual beli motor,” tutur Tangdim. (*)
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor: Agung S Pambudi











