CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon, meminta kejelasan relokasi tempat berjualan kepada pihak pengelola Pasar Kranggot, pasca penetiban yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Cilegon.
Diketahui, penertiban PKL yang dilaksanakan di Pasar Kranggot berlangsung selama tujuh hari dimulai sejak hari Selasa 22 November 2022 kemarin dianggap tidak kompetitif oleh sejumlah pedagang, pasalnya dari pihak pedagang hanya di berikan surat himbauan dan peringatan tersebut tanpa ada kejelasan relokasi tempat berjualan.
Salah satu PKL yang terdampak penggusuran, Yanto meminta kejelasan dari pihak pengelola pasar agar di relokasi dan disediakan tempat yang layak dan nyaman untuk berjualan.
“Kami hanya ingin minta kejelasan saja sama pihak pasar, jangan cuma menggusur-gusur saja kalau mau digusur atau dipindahkan harus disiapkan tempat yang layak buat kami,” ujarnya, Kamis, 24 November 2022.
Ia juga menambahkan, bahwa dirinya serta rekan-rekan pedagang kaki lima yang berada di area Pasar Kranggot siap untuk mengosongkan lahan tersebut, jika dari pihak pengelola Pasar Kranggot sudah siap menyediakan tempat untuk berjualan.
“Saya sangat siap, kapan aja untuk pindah asal kasih tempat yang layak buat kami, biar kami bisa tetap berjualan dan tetap bisa mencari nafkah untuk keluarga kami,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan pedagang kaki lima lainnya, Aris menyampaikan, pihaknya sudah melayangkan surat permohonan, dispensesi waktu penggusuran sampai tempat relokasi dari pihak pasar sudah di tata dan di sediakan.
“Di sini saya coba menyampaikan aspirasi dan melihat sisi kemanusiaan para PKL, kasian kalau hanya digusur tetapi tidak ada kejelasan untuk tempat relokasi. Disini saya melayangkan surat kepada pihak pengelola pasar di UPTD untuk mendapatkan dispensasi waktu berjualan sambil menunggu tempat relokasi sudah siap digunakan,” pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala UPTD Pasar Baru Kranggot, Dani Rahmat menyatakan, jika dirinya sudah menemui beberapa pedagang yang berjualan di sekitar jembatan dan yang menempati di bantaran kali Pasar Kranggot. Pihaknya juga sudah memberikan tempat yang disediakan oleh pengelola pasar.
“Sebenarnya kami sudah menyaiapkan tempat yaitu di hangar 3, blok F dan blok utara dan kamipun sudah membersihkan tempat tersebut,” kata Dani kepada Radar Banten melalui pesan singgat whatsapp.
Dani juga berencana akan menemui koordinar-koordinator yang menempati di masing-masing lapak.
“Besok (Jumat 25/11), saya akan menemui masing-masing koordinator untuk diberikan penjelasan kepada mereka terkait penempatan untuk berjualan,” tutup Dani. (*)
Reporter: Raju
Editor: A Rozak











