SERANG-Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah (Salimah) Provinsi Banten memperingati Hari Ibu Tahun 2022, dengan menggelar diskusi terkait Gerakan wakaf Perempuan untuk Keluarga Indonesia.
Peringatan Hari Ibu dan diskusi digelar secara daring dan luring, dengan menghadirkan narasumber Ustadzah Tini Rochmawati selaku Pengurus Wilayah (PW) Salimah Banten.
Menurut Ketua PW Salimah Banten Nur’aliyah, peran Perempuan Salimah Banten sangat ditunggu oleh masyarakat di Provinsi Banten. Diharapkan masing-masing pengurus baik di tingkat wilayah, daerah maupun ranting agar memaksimalkan peran-peran kebaikan dimanapun pengurus Salimah tinggal.
“Khusus merayakan Hari Ibu tahun 2022, pengurus Salimah di Banten diharapkan aktif menyosialisasikan program Gardu Salimah, yaitu salah satu program nasional gerakan wakaf Salimah sebesar dua ribu rupiah setiap hari Jumat,” kata Nur’aliyah saat memberikan sambutan peringatan Hari Ibu secara virtual, Kamis 22 Desember 2022.
Ia melanjutkan, selain mengintruksikan seluruh pengurus dan kader Salimah di Banten menjadi wakif atau orang yang berwakaf, tapi juga harus aktif mengkampanyekan dan mengajak masyarakat untuk berwakaf.
“Setiap orang bisa berwakaf. Tidak harus orang kaya, tidak harus memiliki tanah banyak. Dengan minimal dua ribu rupiah, Salimah juga ingin agar wakaf menjadi gaya hidup. Semua yang berminat, baik pengurus salimah, anggota Salimah, juga masyarakat boleh ikut program gardu Salimah ini. Untuk daerah Banten dapat menghubungi Pengurus Salimah di daerahnya masing masing,” bebernya.
Terkait momentum Hari Ibu, Nur’aliyah mengungkapkan sejatinya Hari Ibu bukan hanya 22 Desember saja, tapi setiap hari adalah Hari Ibu.
“Dari Ibu kita belajar arti keikhlasan. Ibu mengajarkan kita langsung, bukan dengan teori belaka. Namun langsung praktik, bagaimana memberi dengan ikhlas, tanpa mengharapkan balasan dari suami, bahkan putera-puterinya atas apa yang ibu masak setiap hari. Seorang Ibu yang bangun malam untuk menegakkan salat tahajudnya, puasa, menjaga lisan juga merupakan kekuatan energi bagi suami dan putera-puterinya . Dan itu berlangsung setiap hari. Maka setiap hari adalah Hari Ibu,” pungkasnya.
Sementara itu, Ustadzah Tini Rochmawati dalam paparannya mengungkapkan, program Gardu Salimah merupakan program unggulan Ormas Salimah yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, untuk memperkuat ketahanan keluarga Indonesia, khususnya di Provinsi Banten.
“Wakaf adalah pilihan cerdas dalam beramal saleh, karena dengan berwakaf, seorang ibu dapat pahala yang terus menerus mengalir walaupun telah meninggal,” tuturnya.
Ia melanjutkan, sebelum pengurus dan kader Salimah mengkampayekan wakaf, harus memahami betul pengertian wakaf serta keutamaan berwakaf, dengan begitu masyarakat juga memahami tujuan dari berwakaf.
“Setelah memahami, maka masyarakat akan mudah diajak berwakaf. Sebab dalam wakaf, peruntukkannya harus jelas untuk hal-hal yang bermanfaat. Bahkan untuk wakaf tanah, ada dasar hukumnya, sehingga harus melaporkan terlebih dulu wakafnya di Kanwil Kementerian Agama,” pungkasnya.
Reporter : Deni Saprowi
Editor : Merwanda











