PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID – Jelang libur Tahun Baru 2023, kunjungan wisatawan di Pantai Tanjung Lesung dan Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, masih sepi. Kondisi ini dikeluhkan oleh para pelaku pariwisata di Kabupaten Pandeglang.
General Manager Beach Klub Tanjung Lesung Resort Hendro mengakui hal itu.
“Termasuk yang booking kamar juga masih belum maksimal. Masih sepi,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 26 Desember 2022.
Menurutnya, kunjungan wisatawan yang sepi terjadi sejak pekan kemarin. Padahal, kata dia, pekan ini bertepatan dengan waktu libur sekolah dan kampus.
“Tapi jumlah kunjungan wisatawan masih sepi. Kalau untuk penyebab sepinya kunjungan sepertinya karena cuaca buruk,” katanya.
Cuaca yang kurang bersahabat itu turut mempengaruhi kunjungan wisatawan. Hendro pun berharap ada peningkatan kunjungan wisatawan pada libur Tahun Baru 2023.
“Kalau untuk akses jalan sendiri sekarang sudah bagus. Jadi ayo kunjungi Tanjung Lesung,” ajaknya.
Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Carita (KPPC) Franky Supriadi juga mengatakan, kunjungan wisatawan ke Pantai Carita sepi.
“Biasanya sebelum tsunami dan Covid-19, kunjungan wisatawan ke Carita ramai. Sudah ramai dari tiga hari sebelum Natal aja sudah ramai,” katanya.
Dia memberikan pengakuan bahwa ombak di Pantai Carita saat ini bersahabat. Ombak tenang, tidak seperti isu yang berhembus kencang di masyarakat.
“Ombak alhamdulillah bersahabat. Tapi kalau isunya lumayan kencang yang membuat sektor pariwisata terpukul,” katanya.
Isu tsunami dan gempa bumi serta Gunung Anak Krakatau begitu santer, hingga membuat wisatawan yang awalnya mau menghabiskan liburan di Carita menjadi dibatalkan.
“Seperti halnya isu baru kemarin tentang banjir rob. Itu kan sebetulnya rutin terjadi setahun sekali kalau masalah rob yang siklusnya cuma satu sampe dua hari doang,” katanya.
Namun, dikatakan Franky, karena isu banjir rob membuat pelaku pariwisata merugi. Banyak tamu tidak jadi menginap di Carita.
“Banyak tamu yang membatalkan kunjungannya. Tentu ini membuat kami sedih karena pasca tsunami dan Covid-19 sektor pariwisata masih berat untuk dapat bangkit kembali dari keterpurukan,” katanya.
Franky berharap, pemerintah harusnya bersinergi dengan stakeholder pelaku dan pegiat pariwisata untuk membangun citra positif. Cepat menanggapi isu-isu dan memberikan stegma atau sugesti buruk bahwa wisata Carita aman.
“Sehingga akan membuat orang datang berkunjung. Karena memang berwisata di Carita aman,” katanya.
Kasubsi Operasi Pencarian Basarnas Banten Hairoe Amir mengungkapkan, Basarnas Banten menerjunkan satu tim dari Unit Siaga SAR Pandeglang.
“Satu tim bersiaga di Pantai Carita. Untuk kondisi cuaca, keadaan seperti prakiraan BMKG,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











