SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemprov Banten terus kampanyekan anti korupsi kepada generasi muda.
Salah satunya melalui media film pendek. Pemprov Banten pun meluncurkan film dengan judul “Mencari Bangku Sekolah”.
Plt Inspektur Provinsi Banten Usman Asshiddqi Qohara dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekretaris Inspektorat Banten Nia Karmina Juliasih berharap media ini mampu memperjelas hal-hal yang abstrak serta memberikan gambar yang realistis dalam menerapkan pendidikan antikorupsi.
“Pembuatan film antikorupsi yang merupakan salah satu tahap pencegahan antikorupsi ini mampu memberikan inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan hal-hal di luar norma yang telah ditentukan,” terang Nia seperti yang tertera dalam press release saat peluncuran film pendek anti korupsi “Mencari Bangku Sekolah” di gedung Inspektorat Provinsi Banten, KP3B, Senin 26 Desember 2022.
Nia berharap, adanya film ini dan disebarluaskan bisa menginspirasi kita dalam berperilaku dan bersikap sesuai norma yang ada. Apalagi, tujuan diluncurkannya film pendek dengan tema
“Mencari Bangku Sekolah” ini, untuk membuktikan kepada lapisan masyarakat bahwa Provinsi Banten terus melakukan upaya-upaya dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi.
Dikatakan, dengan media penyampaian pesan yang baru, diharapkan seluruh masyarakat Banten bisa terus menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap kita dan seluruh lapisan masyarakat ini bisa terus berupaya dalam mengkampanyekan, menyerap dan mengimplementasikan nilai-nilai antikorupsi dimanapun kita berada,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Forum Penyuluh Anti Korupsi Banten Ratu Syafitri Muhayati mengatakan, korupsi merupakan kegiatan negatif yang luar biasa, sehingga diperlukan usaha yang luar biasa khususnya bagi para penyuluh dalam menuangkan ide-ide yang berkaitan dengan penanaman nilai-nilai antikorupsi yang kemudian dituangkan ke dalam media film ini.
“Dalam pembuatan film ini, ide-ide kreatif mengenai nilai-nilai antikorupsi haruslah di tuangkan. Kami penyuluh membantu hal itu,” jelasnya.
Fitri berharap, melalui film pendek yang sesuai realita. Mampu menjadi dasar dari memegang nilai integritas dalam melaksanakan tugas.
“Melalui film ini kita bisa memulai ide inovatif dalam mengajak seluruh masyarakat untuk berintegritas,” pungkasnya.
Reporter: Rostinah
Editor : Ahmad Lutfi











