SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Serang memperkirakan membutuhkan alokasi anggaran sebesar Rp70 miliar untuk pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangannya.
Kekurangan anggaran ini, mengakibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang belum secara keseluruhan melakukan pemeliharaan dan perbaikan.
Kepala Dinas PUPR Kota Serang Iwan Sunardi mengaku, infrastruktur di wilayah Kota Serang menyeluruh, karena terkendala anggaran.
“Ya kebutuhan infrastruktur dengan anggaran tidak seimbang, makanya 2023 nanti kami maksimalkan apa yang masih menjadi kekurangan,” ujar Iwan, Jumat 30 Desember 2022.
Menurut dia, untuk pemeliharaan jalan di Kota Serang Dinas PUPR membutuhkan anggaran sekira Rp70 miliar. Sebab, beberapa titik jalan, terutama pada jalan poros dan lingkungan masih dibutuhkan pembenahan.
“Anggaran pemeliharaan jalan di Kota Serang secara keseluruhan butuh sekitar Rp70 miliar,” katanya.
Iwan mengungkapkan, secara umum, kondisi jalan di Kota Serang dalam keadaan baik dan mantap. Ada beberapa titik jalan yang membutuhkan pembenahan dan pemeliharaan secara berkala.
“Jalan kota secara keseluruhan dalam keadaan baik, hanya saja perlu dilakukan pembenahan. Karena ada yang masih kekurangan, dan itu tersebar di beberapa wilayah kecamatan,” terangnya.
Kata Iwan, total panjang jalan di Kota Serang sepanjang 208 kilometer, dan saat ini perbaikan serta peningkatan jalan masih berjalan hingga 2023.
“Jadi kalau kota itu kewenangannya hanya jalan poros dan jalan lingkungan. Saat ini secara keseluruhan panjang jalan di Kota Serang sepanjang 208 kilometer, dan dalam keadaan baik,” terangnya.
Sementara itu, Walikota Serang Syafrudin mengatakan, jika masih banyak pembangunan dan perbaikan jalan di Kota Serang yang belum terselesaikan.
“Sedang kami lakukan. Memang ada banyak yang belum kami selesaikan dan itu tidak kami pungkiri. Kalau pun tidak selesai mungkin hanya sekitar sepuluh persen saja,” katanya. (*)
Reporter: Fauzan Dardiri
Editor : Merwanda












