PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jalan Picung – Munjul di Ciodeng, Kecamatan Sindangresmi, yang ambles sepanjang 50 meter sampai sekarang belum bisa dilalui kendaraan roda empat.
Namun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (PJJ) menargetkan hari ini kalan tersebut selesai ditangani.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPTD PJJ Wilayah Pandeglang Samsul Hidayat menyatakan, PUPR Banten menerjunkan tujuh alat berat ke lokasi jalan ambles di ruas Picung – Munjul. Termasuk 25 orang lebih personel untuk mempercepat penanganan jalan yang ambles akibat pergerakan tanah.
“Kondisi terkini di lokasi, beberapa titik yang ambles sudah bisa dilalui kendaraan, kecuali jalan ambles di Ciodeng,” kata Samsul, Rabu 4 Januari 2023.
Rencananya, hari ini tim dari UPTD PJJ Wilayah Pandeglang akan melakukan pemadatan material yang telah didrop ke Ciodeng. Untuk itu, siang atau sore hari ruas jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Lebak dan Pandeglang ini bisa dilalui kembali oleh kendaraan roda empat.
“Targetnya hari ini selesai kita tangani dan masyarakat sudah bisa melintas. Mohon doanya, semoga cuaca mendukung,” harapnya.
Diketahui, Jalan Picung – Munjul terdampak bencana longsor dan pergerakan tanah di empat lokasi. Salah satunya, yakni di Desa Ciodeng, Kecamatan Sindangresmi. Pergerakan tanah membuat jalan beton sepanjang 50 meter ambles hingga lebih dari satu meter.
Untuk itu, jalan provinsi di wilayah selatan Pandeglang ini tidak bisa dilalui kendaraan dan Dinas PUPR Banten langsung menerjunkan tim dan alat berat ke lokasi untuk penanganan jalan yang terdampak bencana alam.
Reporter: Mastur
Editor: Merwanda











