”Lihat saja, setiap hari libur jalan Nasional Pandeglang-Rangkasbitung selalu macet, karena selain jalannya rusak juga badan jalan sempit,” katanya.
Tak hanya itu, ruas jalan Nasional Cikande-Rangkasbitung yang menjadi akses dari Rangkasbitung menuju Jakarta, hampir setiap tahun dikeluhkan oleh pengendara, karena jalan itu tidak pernah dalam kondisi mulus.
”Kualitas juga harus diperhatikan, karena kalau pun ada perbaikan, tak lama kemudian jalan rusak lagi, karena pengerjaan dilakukan asal-asalan dan hanya untuk meraup uang negara,” ungkapnya.
Tak hanya rusak dan sempit, jalan nasional by pass Soekarno-Hatta Rangkasbitung yang sudah sempit bahkan dibuat lagi trotoar dan pembangunan trotoar terkesan mubazar.
“Lihat saja di jalan by pass yang dibangun trotoar ada nggak pejalan kaki disana?,” katanya.











