LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Muhamad Adi Prasetiyo (18), wisatawan asal Tangerang yang hikang terseret arus di Pantai Ciantir, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, ditemukan tewas pada Senin (16/1) sekira pukul 18.15 WIB.
Korban pertama kali ditemukan nelayan Bayah 500 meter dari lokasi tenggelam.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari Basarnas Banten, Polsek Bayah, Koramil Bayah, Balawista, dan masyarakat melakukan pencarian selama dua hari. Pada hari pertama, pencarian difokuskan di sekitar lokasi tenggelam dan dihentikan pada Minggu (15/1) malam.
Pada hari kedua, tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga radius lima kilometer. Senin sore, nelayan yang akan berangkat mancing menemukan korban mengambang di laut dan menginformasikan penemuan mayat tersebut ke tim SAR.
Ketua Unit Balawista Sawarna Rendi menyatakan, setelah menerima informasi penemuan mayat, tim langsung meluncur ke titik lokasi tersebut. Tim SAR kemudian mengevakuasi jenazah wisatawan ke atas perahu karet dan membawanya ke tepi pantai.
“Pertama kali ditemukan nelayan yang akan mancing ikan di laut. Dia melihat ada yang mengambang dan setelah didekati, ternyata sesosok mayat,” kata Rendi kepada Radar Banten.











