Kemudian, masyarakat juga meminta PT KS memerhatikan nelayan yang tinggal di Tanjung Peni, karena pangkalan nelayan itu masuk dalam rencana pengembangan PT KS.
“Kami bukan anti investasi, tapi keberlangsungan 255 orang nelayan itu harus diperhatikan, diberikan jalan keluar,” ujarnya.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Aditya











