“Ini sekaligus mengevaluasi kinerja setiap OPD, menginventarisir dan mengantisipasi permasalahan yang timbul sehingga dapat diambil tindakan sedini mungkin dalam rangka peningkatan kinerja,” terangnya.
Dalam kesempatan ini Syafrudin, mengapresiasi seluruh OPD yang sudah cukup baik dalam pelaksanaan program dan kegiatan 2022. Baik dari sisi serapan anggaran sehingga serapan anggaran menjadi cerminan kinerja perangkat daerah untuk menunjukkan progress yang positif.
Selain itu, harus disadari bersama, anggaran baik yang berasal dari APBD, DAK, Bankeu Provinsi, pemerintah pusat, dan sebagainya, wajib direalisasikan secara optimal, sehingga hasil dari kegiatan tersebut dapat segera terwujud secara riil, serta dapat segera dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Saya mengingatkan kembali kepada semua kepala OPD, karena ini sudah masuk tahun anggaran 2023, bagi OPD yang penyerapannya masih di bawah 90 persen sampai periode bulan Desember tahun 2022 agar ditingkatkan dari sisi belanjanya,” katanya.
“Saya juga meminta untuk segera menyusun action plan dalam hal melaksanakan program dan kegiatan fisik dan non fisik yang dilaksanakan tahun 2023, sebagai tolak ukur dalam merencanakan program pembangunan,” tambah Syafrudin.











