LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Lebak Musa Weliansyah mengendus adanya 500 lebih anggota Panitia Pemunggutan Suara (PPS) yang double job di Kabupaten Lebak.
Musa menyebut, mereka memiliki latar belakang pekerjaan lain seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat desa, pendamping desa, dan bahkan guru honorer yang sudah melakukan sertifikasi.
“Dari 340 Desa, dan lima kelurahan di Lebak, ada sedikitnya 500 anggota PPS yang double job,” kata Musa kepada Radar Banten, Minggu 22 Januari 2023.
Musa mengatakan, ratusan orang yang melamar itu bisa lolos menjadi anggota PPS yakni sebagai penyelenggara Pemilu 2024, tidak terlepas dari ulah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang juga ditemukan mempunyai pekerjaan lain alias double job.
“Karena yang mewawancarainya PPK yang double job juga, maka 80 persen PPS yang lolos adalah rangkap jabatan pula. Sudah kompak nampaknya,” ucapnya.











