radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Utama

Indonesia Mengutuk Keras Pembakaran Alquran oleh Aktivis Swedia Ramus Paludan

Redaksi by Redaksi
Senin, 23 Januari 2023 12:00
in Utama
0

Aksi demo di Turki sebagai reaksi adanya pembakaran Alquran di Swedia oleh Rasmus Paludan, Sabtu 21 Januari 2023.

0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Indonesia mengutuk keras aksi pembakaran kitab suci Alquran oleh Rasmus Paludan, politisi Swedia, di Stockholm, Sabtu 21 Januari 2023, lalu.

Akun Twitter resmi @Kemlu_RI ditulis utas, “Indonesia mengutuk keras aksi pembakaran kitab suci Alquran oleh Rasmus Paludan, politisi Swedia, di Stockholm (21/1).”

Sebagai negara mayoritas Islam, Kementerian Luar Negeri RI bersikap Indonesia Mengutuk Keras Pembakaran Alquran oleh Aktivis Swedia Ramus Paludan.

Akun Kemenlu RI itu secara tegas berpendapat bahwa kebebasan berekspresi tak bisa dieksploitasi. Juga, harus digunakan dengan penuh tanggung jawab.

“Aksi penistaan kitab suci ini telah melukai dan menodai toleransi umat beragama. Kebebasan ekspresi harus dilakukan secara bertanggung jawab,” lanjut utas akun @Kemlu_RI.

Diketahui, Rasmus Paludan saat aksi demo melakukan aksi pembakaran Alquran. Dia memprotes sikap Turki yang menolak Swedia berbergabung Pakta Pertahanan Atlantik Utara alias NATO.

Paludan ini menjabat sebagai pimpinan Parpol Denmark Garis Keras yang berkewarganegaraan Swedia. Sebelumnya, dalam aksi demo, dia melakukan pembakaran Alquran.

Paludan berdalih dalam sikap Presiden Turki Tayyip Erdogan yang menolak Swedia gabung ke NATO itu telah menodai kebebasan berekspresi di Swedia.

Selain Indonesia, sejumlah negara Arab juga mengecam aksi pembakaran Alquran oleh Paludan. Di antaranya Arab Saudi, Yordania dan Kuwait.

“Arab Saudi menyerukan untuk menyebarkan nilai-nilai dialog, toleransi, dan hidup berdampingan, serta menolak kebencian dan ekstremisme,” demikian sikap Kemenlu Arab Saudi.

Tahun 2022 lalu, Swedia dan Finlandia telah mendaftar agar bisa bergabung dengan NATO. Momennya, Russia menyerang Ukraina. Prosesnya, harus disetujui 30 negara anggota.

Di sisi lain, tepatnya di Istanbul, Turki sekitar 200 demonstran membakar bendera Swedia di depan konsulat Swedia. Aksi itu sebagai reaksi balik pembakaran Alquran di Swedia. (*)

Reporter: Agung S Pambudi
Editor: Agung S Pambudi

Tags: IndonesiaMengutuk KerasPembakaran AlquranRamus Paludan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Wakil Ketua DPRD Kota Serang Ajak Aktivis Mahasiswa Tingkatkan Kompetensi

Next Post

Ratusan Calon P3K Tenaga Kesehatan di Pandeglang Tak Lulus Tes CAT

Next Post
Ratusan Calon P3K Tenaga Kesehatan di Pandeglang Tak Lulus Tes CAT

Ratusan Calon P3K Tenaga Kesehatan di Pandeglang Tak Lulus Tes CAT

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Contact
  • Home Radar Banten
  • Indeks
  • Kebijakan Privasi untuk radarbanten.co.id
  • News
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi

© 2026 RadarBanten.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.