PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 881 dari 1.193 peserta seleksi Calon ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan (Nakes) Pemerintah Kabupaten Pandeglang tahun anggaran 2022 tidak lulus tes CAT (Computer Assisted Test). Ratusan peserta tidak lulus seleksi CAT karena nilainya tidak mencapai pasing grade atau nilai ambang batas PPPK Nakes tahun 2022.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian
dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Mohamad Amri mengatakan, tes CAT PPPK Nakes diikuti 1.193 orang.
“Yang lulus Tes CAT sebanyak 312 orang. Sementara sebanyak 881 orang diantaranya dinyatakan tidak lulus CAT,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 23 Januari 2023.
Peserta tidak lulus tes setelah mengikuti tes CAT yang bertempat di Politekes Tangerang dan di Puri Kayana Serang. Dengan waktu pelaksanaan seleksi selama empat hari terhitung dari tanggal 13 – 16 Desember 2022 lalu.
“Hasilnya sebanyak 312 orang peserta lulus Tes CAT. Sementara jumlah kuota formasi Nakes Pemkab Pandeglang sebanyak 427 formasi,” katanya.
Kabid Formasi dan Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Furkon menambahkan, jumlah kuota ASN P3K Nakes sebanyak 427 formasi.
“Tapi yang lulus tes CAT sebanyak 312 orang. Jadi ada kekosongan sebanyak 115 tidak lulus pasing grade,” katanya.
Furkon menjelaskan, bahwa sebanyak 115 kuota itu dibiarkan kosong karena memang pesertanya tidak lulus CAT. Kalau tes CAT itu tidak ada ujian atau tes ulang lagi.
“Jadi tidak ada ujian ulang atau her itu tidak ada. Kalau waktu itu tidak lulus, tidak lulus ya sudah, menunggu nanti pembukaan berikutnya,” katanya.
Oleh karena itu, Furkon menyarankan, bagi peserta yang tidak lulus atau yang mau mengikuti seleksi tes CAT berikutnya alangkah baiknya banyak belajar. Sebaiknya hafalin dan ikut bimbingan belajar.
“Karena selain itu tidak ada yang bisa menolong CPNS maupun calon P3K selain diri sendiri yang meloloskannya. Karena begitu tes CAT maka langsung diumumkan yang lolos dan tidak lolos ketahuan saat itu juga,” katanya.
Lebih lanjut Furkon mengungkapkan, sebanyak 312 calon P3K tenaga kesehatan yang lulus CAT diberikan
pembekalan pemberkasan. Mereka itu khusus untuk tenaga kesehatan, penempatan puskesmas, semua puskesmas, rumah sakit umum Aulia dan Rumah Sakit Umum Berkah.
“Setelah pembekalan, calon P3K mengikuti tes kesehatan, narkoba, kesehatan jasmani dan rohani. Tes narkoba akan dipusatkan di Labkesda mulai hari Sabtu sampai dengan hari Minggu, kemarin,” katanya.
Selanjutnya, tes kesehatan jasmani dan rohani itu akan dipusatkan di Badiklat Banten atau Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Banten di Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang dan RSUD Berkah Pandeglang. Mulai hari Selasa, 24 Januari sampai Kamis, 26 Januari 2023.
“Setelah itu mereka melakukan pemberkasan, dan pemberkasannyapun itu tidak melalui manual. Pemberkasan itu melalui online,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan, sebanyak 312 orang calon PPPK tenaga kesehatan pada hari Sabtu, 21 Januari 2023 kemarin telah melakukan pemeriksaan tes narkoba.
“Melakukan tes pemeriksaan narkoba atau NAPZA yang bertempat di Laboratorium Kesehatan Kabupaten
Pandeglang. Sebagai salah satu syarat untuk tahapan pemberkasan calon PPK tenaga kesehatan,” katanya. (*)
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











