TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi menyebut angka kasus stunting atau penyakit gagal tumbuh pada anak di Kabupaten Tangerang mengalami penurunan.
“Sejak tahun 2021 angka stunting di kita ada 16.100 kasus, dan di akhir tahun 2022 kemarin terdata ada 9.200 kasus. Jadi ada penurunan hampir 100 persen,” kata dr Hendra, Senin 30 Januari 2023 melalui sambungan telepon seluler, Senin 30 Januari 2023.
Dia mengatakan, dari hasil survei status gizi Indonesia delapan kabupaten maupun kota di Provinsi Banten mengalami penurunan kasus stunting, Kabupaten Tangerang berada di posisi empat besar terbanyak.
Menurutnya, dengan jumlah tersisa 9.200 kasus stunting saat ini menunjukkan bahwa penanganan stunting yang dilakukan oleh kerja sama tim percepatan penurunan dari berbagai stakeholder membuahkan hasil cukup positif.
“Ini hasil upaya kita bersama stakehoder terkait melakukan penekanan angka stunting, baik program-program dari Dinas Kesehatan maupun dari DPPKB,” ucapnya.











