Dalam beberapa hari terakhir ini, pihaknya sudah mendapatkan adanya genangan banjir di beberapa Kabupaten dan pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Ia pun meminta kepada warga untuk menebang pohon besar yang berpotensi roboh ketika terkena angin kencang.
“Ada beberapa lokasi juga yang memang sampai menimpa rumah, jadi kita sudah melakukan upaya pencegahan dan juga meminta kepada masyarakat agar yang pemilik pohon-pohon itu jika memang dimungkinkan akan menimbulkan bahaya sebaiknya dipangkas atau ditebang. Kita juga siap bantu,” katanya.
Nana meminta kepada personel BPBD di Kabupaten dan Kota untuk selalu siaga terhadap potensi bencana yang ada. Bercontoh pada banjir bandang tahun lalu di Serang, bencana alam itu tidak bisa diprediksi kapan terjadinya.
“Tahun lalu memang sudah kita prediksi akan cuacanya, tapi prediksi itu terkadang juga bisa meleset, kita bisa lihat kejadian tahun kemarin di kota Serang terjadi banjir bandang itu pada awal Maret. ini untuk pengalaman bagi kita di Kabupaten, Kota juga semua pemangku kebijakan tentang penanggulangan bencana ini harus tetap siaga dan kita harus terus berkoordinasi komunikasi penyiapan Standard Pelayanan Minimum (SPM) maupun sarana prasarana harus terus ditingkatkan,”terangnya.
Ia juga meminta kepada masyarakat khususnya yang ada di daerah rawan bencana untuk selalu waspada, namun tetap tenang dan tidak panik.
“Kita juga meminta bantuan kepada media untuk memberikan informasi juga edukasi kepada masyarakat tentang kebencanaan ini,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor : Mastur











