Terakhir, modal Rano Karno menurut Memed adalah kapital, yakni kekuatan uang yang dimiliki Rano Karno. Kendati demikian, Memed menegaskan keempat modal ini juga dapat dipatahkan jika memperdebatkan kinerja dan capaian Rano Karno selama menjabat Wakil Gubernur dan Plt Gubernur Banten.
“Pertanyaannya kan, apa capaian Rano Karno selama ia menjabat Wakil Gubernur Banten hingga Plt Gubernur Banten? Ini bisa diperdebatkan. Dan Rano Karno harus mampu menjawabnya,” tandasnya.
Sementara itu, Pengamat Politik UNis Tangerang, Adib Miftahul punya penilaian lain terhadap peluang Rano menang di Pilgub Banten 2024. Menurutnya, untuk meraih kemenangan menjadi Gubernur Banten sangat penting menentukan siapa Calon Wakil Gubernur (Cawagub) yang ia pilih.
“Peluang Rano Karno tetap ditentukan oleh siapa cawagubnya. Tergantung itu juga menurut saya,” ujar Adib di Serpong, Kota Tangsel, kemarin.
Adib mengatakan, sosok yang akan mendampingi Rano nanti haruslah seorang tokoh berpengaruh dan memiliki suara besar di wilayah Tangerang Raya. Inilah yang harus menjadi perhatian Rano, sebab di wilayah ini Rano kalah telak oleh rivalnya Wahidin Halim.











