• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak di Banten Rendah, Pengamat Sebut KPU Kurang Serius

Yusuf Permana by Yusuf Permana
Selasa, 10 Desember 2024 18:03
in Berita Utama, Politik
0
Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak di Banten Rendah, Pengamat Sebut KPU Kurang Serius

Pengamat politik dari lembaga Visi Nusantara Subandi Musbah.

0
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Pengamat politik dari lembaga Visi Nusantara Subandi Musbah menyoroti jumlah partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten tahun 2024 sebesar 66.05 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 8.926.662 jiwa.

Belum lagi, terdapat daerah yang pada Pilkada serentak ini tingkat partisipasinya di bawah 60 persen, yaitu Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Di sana, angka partisipasinya paling rendah se Banten yaitu hanya 57,1 persen dari total jumlah daftar pemilih tetap Pilkada 2024 di Kota Tangsel sebanyak 1.058.127 jiwa. Artinya, dari 1 juta pemilih itu hanya ada 603.773 penduduk yang menggunakan hak pilih di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangsel. Dengan begitu, maka terdapat 454.354 jiwa yang tidak menggunakan hak pilihnya alias golput. .

Sementara untuk pemilihan calon gubernur Banten, jumlah warga yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 603.937 jiwa. Maka total jumlah warga di Kota Tangsel yang golput mencapai 454.190 orang.

Jumlah partisipasi pemilih ini turun dibandingkan dengan Pilkada 2020, yang mana capaian partisipasi pemilih 60,28 persen.

Hal serupa pun terjadi di Kabupaten Tangerang, dengan jumlah partisipasi pemilihnya hanya 67 persen dari total DPT sebanyak 1.590.657 jiwa.

Angka partisipasi ini mengalami penurunan dibandingkan dengan Pilkada tahun 2018 lalu dengan capaian sebesar 61,55 persen dari jumlah DPT sebanyak 1.866.524 jiwa.

Menurutnya, turunnya partisipasi pemilih ini disebut sebagai kegagalan penyelenggara dalam hal ini KPU. Ia menyebut, jika KPU gagal menjalankan tugasnya untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi.

“Angka partisipasi yang rendah ini bukan hanya karena apatisme masyarakat, tetapi juga karena KPU tidak serius dalam mensosialisasikan Pilkada yang menyentuh langsung rakyat,” kata Subandi.

Subandi mengatakan, muara partisipasi itu ada dua, yakni kepercayaan publik terhadap Pilkada. Kedua, kurang kreatifnya penyelenggara.

KPU, sambungnya, lebih sibuk mengurus kegiatan teknis seperti Bimtek yang sering digelar di hotel mewah, ketimbang alokasi untuk program-program yang langsung menyentuh masyarakat akar rumput.

“Bimtek di hotel hanya menyenangkan segelintir orang, sementara masyarakat di desa-desa tidak paham apa itu Pilkada atau mengapa mereka harus memilih,” ujarnya.

Penulis buku Menuju Demokrasi Substansial ini juga menyayangkan KPU kurang kreatif dan inovatif dalam menyusun strategi sosialisasi kepada pemilih.

Padahal, kata dia, anggarannya sangat besar. Kalau sosialisasi hanya sebatas spanduk dan seminar, tentu masyarakat merasa tidak terlibat.

Masih kata Subandi, anggaran besar yang dikelola KPU habis untuk acara seremonial, sementara masyarakat tidak merasakan dampaknya. KPU harus diberi catatan.

“Untuk itu, harus ada catatan untuk komisioner KPU yang saat ini menjabat, agar Pemilu yang akan datang kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tandas nya.

Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi

Tags: bawaslu banten?calon gubernur Bantencalon wakil gubernur Bantengolongan putihgolputKPUKPU Bantenpartisipasi pemilihPilgub Banten 2024pilkada bantenPilkada Banten 2024
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Dinsos Catat Ada 2.791 Lebih Penyandang Disabilitas di Pandeglang

Next Post

LKP Laporkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang ke Polisi

Next Post
LKP Laporkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang ke Polisi

LKP Laporkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang ke Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Dinsos Lebak Nonaktifkan 14.073 KPM Penerima Bansos, Terindikasi Judol

by Nurabidin
Selasa, 1 September 2026 06:25
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 14.073 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Lebak dinonaktifkan sebagai penerima bantuan sosial (bansos) pemerintah. Sebagian...

Persib Bandung Lolos ke ACL Two 2026/2027 usai Kalahkan Manila Digger 1-0

Persib Bandung Lolos ke ACL Two 2026/2027 usai Kalahkan Manila Digger 1-0

by Nurabidin
Selasa, 1 September 2026 06:08
0

BANDUNG, RADARBANTEN.CO.ID – Persib Bandung lolos ke fase grup AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 setelah mengalahkan Manila Digger dengan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.