“Karena komposisi suara Tangerang Raya dan Serang Raya inikan selalu menjadi pakem. Karena Tangerang Raya 50 persen mayoritas pemilik suara,” ujarnya.
Menurut Adib, wakil Rano yang memiliki suara besar di Tangerang Raya juga harus seorang yang pernah menjabat sebagai kepala daerah di tempat itu, sehingga bisa ‘menjual’ kemajuan wilayah Tangerang Raya kepada masyarakat di luar Tangerang.
“Mohon maaf, mohon maaf, suka atau tidak suka, wilayah Tangerang kan memang lebih maju ketimbang wilayah Banten yang lain. Nah ini bisa ‘dijual’ oleh wakil Rano. Ini loh, saya pernah memimpin Tangerang Raya, ini loh kemajuannya. Sehingga orang di wilayah Banten lainnya tertarik,” jelasnya.
Adib mengatakan, tarik menarik kepentingan partai juga menjadi penentu siapa cawagub Rano nanti, sebab sebelum Pilkada 2024 dilangsungkan, akan dilaksanakan Pileg terlebih dahulu.
“Nah disitulah komposisi partai mengatur dan daya tawar mereka tinggi,” jelasnya. Meski begitu, sambung Adib, pengaruh partai kemungkinan kecil, karena masyarakat tetap melihat sosok yang partai usung. (ful/air)











