“PDI Perjuangan kabupaten Tangerang kekurangan figur yang bisa dijual, dan ini bisa berdampak pada perolehan suara di Pemilu 2024,” katanya.
Subandi menilai PDI Perjuangan kabupaten Tangerang belum optimal memerankan politik. Punya ketua dewan tapi kurang menggigit. Kerja-kerjanya masih biasa. Ditambah kerja-kerja bakal calon bupatinya kurang menarik.
“Kalau tidak ada perubahan cara, bisa saja PDI Perjuangan ketinggalan kereta, tidak menjadi macan pada perhelatan Pemilu 2024,” tutup Subandi. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi











