“Insya Allah setelah lulus s2 saya akan kembali ke jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Untirta sebagai dosen,” imbuhnya.
Nidya menjelaskan bahwa ia sebenarnya memiliki motivasi yang kuat untuk membuktikan bahwa wanita pun bisa lulus cepat dengan predikat cumlaude di Program Studi Teknik Mesin.
“Kalau cerita inspiratif mungkin lebih kayak di teknik mesin kan perempuan itu minoritas ya katanya, dan juga berat atau apalah, nah tapi aku tuh pengen buktiin kalau cewek juga bisa di teknik mesin gitu,” ungkapnya.
Reporter: Hariansyah Rian
Editor: Abdul Rozak











