RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Cilegon Helldy Agustian terus berupaya menekan kasus stunting di Kota Cilegon. Dia menargetkan sebanyak 9 persen turun hingga tahun 2024 mendatang.
Saat ini kasus stunting menjadi isu nasional yang tengah menjadi perhatian semua daerah. Meski stunting di Kota Cilegon mengalami penurunan, namun belum sampai hingga yang diamanatkan oleh pemerintah pusat melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting yang ditarget hingga diangka 14 persen.
Diketahui, angka stunting di Kota Cilegon saat ini, menurut hasil validasi bulan Agustus 2022 lalu, versi EPPGBM, tercatat sebanyak 1.252 bayi mengalami stunting. Angka tersebut telah mengalami penurunan dari jumlah sebelumnya sebanyak 1.576 bayi.
Sedangkan menurut SSGI, angka penurunan stunting di Kota Cilegon dari sebelumnya di angka 20 persen telah mengalami penurunan di angka 19,1 persen.
Menanggapi target tersebut, Kepala Bidang Dalduk KB pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon, Wawan Ihwani mengatakan, sebagai dinas yang bergelut pada stunting, pihaknya mengaku siap mengamankan amanat Perpres tersebut hingga mencapai yang ditargetkan Walikota Cilegon sebesar 9 persen. Dimana target tersebut melampaui target nasional.
“Keinginan Pak Walikota Cilegon (Helldy Agustian-red) itu sangat mendasar jika dilakukan dengan kekuatan bersama karena sesungguhnya tugas percepatan penurunan stunting bukanlah menjadi tanggung jawab Pemerintah (Dinkes dan DP3AP2KB-red) saja, namun juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, seperti pokmas, kader, industri, para pengusaha, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, KUA hingga ke level RT dan RW,” terangnya. Sabtu, 23 Februari 2023.











