Salah seorang pengguna Tol Tangerang-Merak, Ajib Ahmad mengaku merupakan pengguna Tol Tangerang-Merak aktif. Dalam sepekan, sedikitnya selama lima hari dia memanfaatkan tol untuk pergi dan pulang kerja.
Sejak awal tahun 2023 kondisi jalan Tol Tangerang sangat memprihatinkan, bersamaan dengan pembangunan jalan ruas tiga, jalan berlubang, banyak truk berhenti, naik turun penumpang.
“Iya, banyak jalan berlubang dari Serang-Tangerang. Mulai dari bawah jembatan bogeg sampai rest area Bogeg. Jembatan Kragilan dan sekitar di Km 57 parah,” ujar Ajib kepada Radar Banten, kemarin.
Sementara jalan dari Tangerang-Serang, kondisinya rusak di sekitar KM 54. Terlebih, kerusakan itu terjadi pada bagian tengah jalan, sehingga pengendara kesulitan menghindari. “Kalau dari arah Serang-Tangerang pas di dekat jembatan tol bogeg,” katanya.
Tak hanya itu, dirinya kerap menemukan naik turun penumpang pada jam berangkat dan pulang kerja seperti, di dekat Pintu Tol Ciujung, Pintu Tol Walantaka, dan Pintu Tol Bitung. “Ada banyak juga ibu-ibu sering berjualan kopi di dekat truk-truk besar beristirahat di antara KM 45 Serang-Merak siang hari,” terangnya.











