“Nah yang dua persen itu adalah meninggal karena faktor usia atau komplikasi penyakit yang lain. Jadi kalau pasien meninggal akibat dari gagalnya pengobatan itu kinerja kitanya yang dinilai gagal,” paparnya.
Asep menuturkan, tingkat kesembuhan TBC ditentukan dari keteraturan pasien minum obat dan cepatnya petugas kesehatan. Karena itu ia bersama tim bertekad pasien itu harus sembuh 100 persen.
“Makanya kita di sini memastikan jangan sampai terjadinya putus obat. Jadi kalau pasien tidak datang kita cari, kita datangi rumahnya. Jangan sampai putus obat terus meninggal,” tuturnya.
Reporter Bayu Mulyana
Editor: Ahmad Lutfi











