Ia pun meminta kepada para mahasiswa untuk tidak membuang waktu dan lulus dari UIN SMH Serang tepat waktu.
“Saya arahkan kepada pembina akademik supaya mereka jangan sampai membuang-buang waktu ya dan harus tepat waktu lulusnya. Mereka juga harus meningkatkan kualitas spiritual dengan kewajiban mereka untuk mengikuti kuliah subuh yang digelar setiap Jumat. Jangan hanya beasiswanya aja teman sementara kegiatan di kampus tidak dihiraukan,” katanya.
Selain tentang IPK, kata Rektor ada beberapa faktor lainnya yang bisa menyebabkan beasiswa seorang mahasiswa dicabut. Salah satunya ialah jika mahasiswa yang bersangkutan telah menikah.
“Kalau sudah menikahkan berati mampu,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Ahmad Lutfi











