“Angka inflasi provinsi Banten berada di bawah inflasi nasional dan angka pertumbuhan
ekonomi berada di atas index pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak bisa dipungkiri salah satu
kontribusi keberhasilan ini berasal dari bapak-ibu pelaku UMKM,” ucapnya.
Selanjutnya, Tranggono menyampaikan bahwa Provinsi Banten akan berkesinambungan
melakukan pembinaan kepada UMKM lewat kolaborasi dengan berbagai pihak.
Mewakili Lazada Indonesia, sebagai platform yang mendukung penuh acara Akar Digital,
Jurus Jitu untuk Jadi 1000 UMKM Cemerlang, Direktur Eksekutif Lazada Indonesia, Ferry
Kusnowo, menjelaskan, sejak hadir di Indonesia tahun 2012, Lazada Indonesia terus
berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan UMKM di Indonesia.
“Lewat Gerakan Akar
Digital Indonesia, Lazada terus berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, baik dengan
pemerintah maupun dengan pihak swasta, untuk mengakselerasi pengembangan UMKM lewat
e-commerce. Dengan berbagai pelatihan dan penyediaan fitur e-commerce yang mumpuni,
kami berharap UMKM Indonesia bisa terus mengembangkan bisnisnya,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, CEO Social Bread Indonesia, Edho Zell, serta pengusaha muda
inspiratif, Affan Arisga membagikan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang bagaimana
membangun, mempertahankan, dan mengembangkan bisnis lewat platform e-commerce dan
Edho Zell, yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Kreativitas
Siberkreasi, memberikan materi yang berfokus pada kecakapan berkomunikasi di ranah digital,
mengingat mengingat jumlah pengguna internet di Indonesia yang sudah mencapai 210 juta
orang.
“Jika jumlah ini mendapatkan pengetahuan literasi digital, tentu akan berdampak sangat baik
bagi Indonesia. Terutama dari sisi perekonomian,” demikian ungkap Edho.
Lewat program Literasi Digital, Siberkreasi Kemenkominfo menargetkan dapat menjangkau 50
juta masyarakat di 38 provinsi Indonesia hingga tahun 2024 untuk mendorong transformasi
digital, Indonesia Makin Cakap Digital.
Kemenkominfo bersama Siberkreasi, juga terus membantu pelaku UMKM agar memiliki
keterampilan dalam mengelola media sosial sebagai media promosi dan pemasaran produk.
Edho yang sudah beberapa kali menjadi fasilitator di berbagai kegiatan Literasi Digital
mengajak para peserta untuk terus melakukan inovasi dan mengikuti tren di platform
e-commerce dan social commerce.
Edho memfokuskan pada tren berjualan melalui Live Shopping yang menjadi peluang baru
untuk meningkatkan penjualan. Diawali dengan membuat branding dari usaha yaitu
menentukan positioning berdasarkan keunggulan dan keunikan produk, lalu mulai membuat
konten secara konsisten, dan memahami algoritma platform digital.











