Al Muktabar berharap, panen raya dapat menjadi daya dukungan dan dorongan untuk Pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pokok khususnya beras dalam menyambut bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri nantinya.
“Terkait menghadapi Ramadan dan Lebaran, saya sampaikan bahwa Pemerintah telah melakukan langkah-langkah untuk pasokan bahan pokok agar terjaga baik, terutama ketersediaannya,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Al Muktabar juga berharap ke depannya produktivitas sektor pertanian di Provinsi Banten dapat terus ditingkatkan. Hal itu sebagai daya dorong untuk mewujudkan ketahanan pangan hingga berdaulat pangan.
“Diharapkan kita ke depan dapat selalu kompak dan guyub serta mengedepankan gotong royong, sehingga ini terlihat hasilnya. Mudah-mudahan prinsip-prinsip dasar sosial itu dapat terjaga untuk memastikan dan meyakini kita terus memilik sumber pangan yang baik,” jelasnya.
Sementara, Kepala Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDM), Dedi Nursyamsi mengatakan Provinsi Banten merupakan salah satu sentra produksi beras nasional. Bahkan untuk bulan Maret ini diperkirakan akan ada surplus sebanyak 40.000 ton.
“Artinya Provinsi Banten adalah andalan beras nasional. Terkait kualitas saya lihat pasca panen cukup lumayan, saya lihat petani sudah bahu membahu bersama pihak terkait,” ujarnya.
“Soal kualitas gabah dan beras menurut saya Banten ini termasuk paten, meskipun ada kesulitan karena kita panen ini masih ada hujan, dan ini kita antisipasi terutama menggunakan pengering gabah,” imbuhnya. (*)
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











