Kata Hendar, terdapat banyak koring yang bisa diserap untuk mendukung pelaksanaan LKBA. “Bapak-bapak dan Ibu Kades tinggal menyesuaikan koring yang ada mendukung kegiatan LKBA,” papar Hendar, panggilan akrab Ahmad Suhendar.
Untuk pembenahan lingkungan, harap Hendar, jangan hanya ketika berlangsung lomba, akan tetapi dilakukan terus menerus. “Karena manfaat LKBA ini berdampak langsung dengan indek pembangunan manusia, bisa atasi stunting, dan lainnya,” papar Hendar.
Selanjurnya pematari dari Polda Banten adalah AKP Winardi yang memberikan kisi-kisi penilaian aman. “Kampung yang aman adalah, dimana warganya bisa hidup nyaman, damai dan aman dari segala gangguan Kamtibmas,” kata AKP Winardi.
Winardi meminta setiap RT didirikan Pos Satkamling yang dilengkapi fasilitas dasar. Mulai dari kentongan, jadwal piket, nomor telepon penting, senter, borgol dan lainnya.
Dan, M Widodo dari Radar Banten menyampaikan materi 6 kategori penilaian bersih. Antara lain: Partisipasi Masyarakat Terbaik, Lingkungan Paling Berbunga dan Aman, Lingkungan Paling Inovatif, Pengelolaan Sampah Terbaik, Pengelolaan Lingkungan Terbaik dan Kelompok Pemuda Penggerak Lingkungan.
Sementara penjurian LKBA 2023 direncanakan berlangsung pada Juni -Juli 2023.
Widodo berharap, agar para peserta dapat terus menjaga lingkungan secara berkesinambungan. “Jangan selesai menjaga lingkungan hanya sampai saat penjurian terbuka. Nanti bakal ada lagi penjurian tertutup yang datang sesudah penjurian terbuka. Kalo lingkungan tang tadinya bersih, begitu penjurian tertutup kotor dan banyak sampah, nilainya anjok,” papar Widodo.
Penulis/Editor: M Widodo











