TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Masyarakat Kabupaten Tangerang diminta waspada terhadap berbagai penyakit saat banjir dan pascabanjir. Seperti diare, gatal-gatal, bahkan leptospirosis.
Kepala UPT Puskesmas Jayanti dr Sulastri mengatakan, saat ini di berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang mengalami dampak banjir akibat curah hujan dengan intensitas yang tinggi. Begitu juga dengan Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang yang juga di beberapa lokasi tergenang oleh banjir.
“Untuk itu, saya berharap agar masyarakat di Kecamatan Jayanti ini, supaya berhati-hati terhadap dampak penyakit saat banjir maupun usai terjadinya banjir,” katanya, Rabu, 15 Maret 2023
Menurutnya, saat ini yang sangat diwaspadai adalah leptospirosis. Penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri kencing tikus yang bisa saja bersatu dengan air saat banjir. Jika kulit dalam posisi terluka, maka akan berpotensi menyebabkan penyakit leptospirosis.
“Jadi penyakit ini akibat bakteri kencing tikus yang menyatu pada air, dan kalau banjir kayak gini kan rawan terjadi, karena air banjir bisa saja bersatu dengan kencing tikus,”terangnya.
Leptospirosis ini biasanya orang yang terkena akan mengalami demam menggigil. Jika terbiarkan akan mengenai ginjal. “Nah, kalau terjadi seperti ini, diharapkan segera langsung melakukan diagnosa,”ujarnya.
Dirinya juga mengingatkan kepada masyarakat agar selalu disiplin kebersihan, supaya terhindar dari penyakit leptospirosis.
“Yang utama sih jaga kebersihan, dan salah satunya menjaga saluran air agar tetap bersih,” jelas dr Sulastri.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan upaya-upaya agar masyarakat terhindar dari penyakit Leptospirosis tersebut.” Salah satunya adalah kami telah memberikan berbagai macam sosialisasi ke masyarakat terkait pencegahan penyakit leptospirosis,” pungkasnya.
Reporter: Mulyadi
Editor: Aas Arbi











