RADARBANTEN.CO.ID – Sebelum membahas lebih jauh tentang personal branding, yuk cari tahu definisi atau pengertian apa itu personal branding.
Menurut Caroline Castrillon, founder of Corporatre Escape Artist, personal branding ia definisikan sebagai ” An unique combination of skills and experiences that make you who you are.”
Atau jika kita artikan, personal branding adalah sebuah kombinasi unik dari pengalaman dan keterampilan yang membentuk siapa diri kita.
Menurut Caroline juga, personal branding ini membantu orang lain mengetahui siapa diri kita, skill atau kemampuan kita dan sejenisnya.
Adapun menurut Sergey Gorbatov, seorang peneliti dan akademika dari Universitas Evrije Amsterdam.
Menurutnya definisi personal branding ialah proses strategis untuk menciptakan, memposisikan, dan mempertahankan kesan positif tentang diri kita, yang dibangun dari kombinasi keterampilan tertentu.
Sergey Gorbatov dan koleganya juga menekankan, bahwa personal branding ini mengandung konsekuensi. Kita harus mampu menunjukkan ketrampilan dan diri kita dihadapan audiens atau orang lain.
Dari beberapa definisi di atas, secara sederhana personal branding itu ialah perspektif positif orang lain kepada diri kita. Namun personal branding itu beda dengan fake alias pencitraan.
Hal atau apa yang ingin kita tujukan kepada orang lain sebagai identitas kita. Jika hal itu dilakukan secara konsisten maka pikiran publik akan menangkap kita adalah sesuai dengan apa yang ingin kita tujukan.
Personal branding juga sebuah proses bukan hasil akhir. Ketika seseorang sudah dikenal dengan brand tertentu, maka orang tersebut harus menerima konsekuensi untuk terus berkarya, berproses, berprogres dan bertumbuh di bidang itu.
Lalu bagaimana cara membangun personal branding itu. Dan hal apa yang membuatmu berbeda dari orang lain. Ini jawaban dari para ketua, bagaimana cara membangun personal branding itu. ( Muhdi Gen RB).











