Melalui, akun Facebook yang mengatasnamakan Syafrudin Syafei itu, dalam chat-nya meminta beberapa persyaratan dan meminta segera mengirimkan persyaratan kepada nomor yang dicantumkan.
“Apakah mau menempuh jalur hukum atau enggak, nanti itu ada Kominfo (Dinas Kominfo-red),” katanya.
Kepala Diskominfo Kota Serang Arif Rahman Hakim mengatakan, ada dua akun medsos pejabat di Kota Serang yang dicatut namanya dalam waktu yang hampir bersamaan. Keduanya yaitu Walikota Serang Syafrudin dan Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin.
“Iya, akun medsos Pak Walikota dan Pak Sekda dicatut namanya. Kami mengimbau kepada pejabat di lingkungan Pemkot Serang dan masyarakat tidak mempercayainya,” katanya.
Arif bersyukur, dari aksi pencatutan tersebut hingga saat ini belum memakan korban. Arief berharap kepada masyarakat dan pejabat agar tidak terpancing dan mempercayai komunikasi.
“Kalau atas nama Pak Walikota Serang, sasarannya kepala sekolah. Intinya menawarkan jabatan. Kalau Pak Sekda modusnya menawarkan bantuan,” tambah Arif.
Tak hanya itu, Arif mengatakan, jika pegawai mendapatkan WA seperti itu, harus terlebih dahulu melakukan konfirmasi baik ke ajudan, protokol maupun Diskominfo.
“Kedua kejadian, belum memakan korban. Kami menghimbau agar tetap hati terkait modus-modus penipuan yang mengatasnamakan Pak Walikota dan Pak Sekda,” katanya. (*)
Reporter : Fauzan Dardiri
Editor : Aas Arbi











