Pengendara motor yang mengisi pertalite dalam jumlah banyak tersebut kemudian diamankan. Saat diperiksa, kapasitas tangki BBM motornya mencapai 25 liter. “Tangkinya sudah dimodifikasi. Kapasitas tangki motornya itu seharusnya 15 liter tapi ini 25 liter,” kata Condro.
Dari penangkapan tersebut, petugas mendapat informasi mengenai lokasi penimbunan. Di tempat kejadian perkara (TKP) 1 ton lebih BBM jenis pertalite yang sudah dimasukkan ke dalam galon air mineral.
“Ada puluhan galon yang dijadikan tempat untuk menampung BBM ditemukan di lokasi. Untuk motor yang tangkinya dimodifikasi ada empat unit,” ungkap Condro.
Condro menjelaskan dari hasil pemeriksaan, para pelaku telah beroperasi selama dua tahun. Mereka menjual BBM jenis pertalite tersebut 12 ribu perliternya kepada nelayan dan pedagang bensin eceran.
“Perharinya mereka ini mampu mengumpulkan 1 ton BBM jenis pertalite dan menjualnya dengan keuntungan Rp 2 ribu perliternya,” tutur Condro. (*)
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor: Ahmad Lutfi










