SERPONG,RADARBANTEN.CO.ID-Ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemkot Tangsel dipastikan tidak akan menerima Tunjangan Hari Raya atau THR tahun ini. Namun, jangan bersedih dahulu. Mereka akan dapat tunjangan kesejahteraan.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Tangsel Wawang Kusdaya mengatakan, para honorer tidak menerima THR, tapi akan mendapatkan tunjangan kesejahteraan. Sejenis THR, hanya beda nama.
“Kalau honorer tidak menerima THR. Namanya bukan THR, tapi tunjangan kesejahteraan,” ujar Wawang di kantornya, Senin 3 April 2023.
Wawang mengatakan, tunjangan kesejahteraan ini diberikan kepada honorer sejumlah satu kali gaji mereka. Namun, untuk teknis pemberiannya saat ini sedang digodok.
Wawang mengatakan, terdapat dua skema pemberian tunjangan kesejahteraan bagi honorer di Tangsel. Pertama bisa diberikan pada saat pergantian tahun anggaran atau biasa disebut tunjangan pendidikan anak yang diberikan di bulan Juni-Juli.
“Atau dapat diberikan H-10 jelang lebaran. Nah, ini sedang kita atur. Tapi yang jelas, tunjangan kesejahteraan ini diberikan tiap satu kali dalam setahun,” jelasnya.
Kendati demikian Wawang mengaku pihaknya lebih proper akan memberi tunjangan kesejahteraan di H-10 lebaran. “Ya, baiknya diberikan H-10 jelang lebaran,” ujarnya.
Wawang mengatakan, untuk memberikan tunjangan kesejahteraan bagi ribuan honorer, Pemkot Tangsel menganggarkan sedikitnya Rp21 miliar melalui APBD murni tahun ini.
Sementara itu Perwakilan Paguyuban Honorer Kota Tangsel Ben Alif mengatakan, ia dan puluhan honorer di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel optimis akan tetap menerima THR dari Pemkot Tangsel jelang lebaran.











