TANGERANG, RADARBANTEN.CO – Pelanggan PT. Aetra Air Tangerang dari Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja dan Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang dipertemukan dengan direksi PT. Aetra Air Tangerang oleh Bapeda Kabupaten Tangerang di ruang Bappeda, Selasa 4 April 2023.
Hal tersebut dipicu buruknya pelayanan air bersih oleh Aetra di wilayah Balaraja dan Jayanti yang diadukan LSM Geram kepada Pemkab Tangerang.
Dalam pertemuan tersebut, Alamsyah (45) selaku perwakilan pelanggan menyebut pihak Aetra dalam penagihan penggunaan air bersih telah menekan pelanggan dengan cara seperti preman. Ditambah meskipun airnya hanya keluar sedikit ditambah angin, pelanggan malah bengkak pembayarannya.
“Saya menilai Aetra tidak konsisten menyediakan air bersih dengan baik kepada masyarakat,”terangnya, Selasa 4 April 2023.
Menurutnya, pelanggan Aetra telah dirugikan dengan air tidak mengalir secara baik, dan tiba-tiba suka mendadak mati.
“Apalagi air kan sumber kehidupan manusia, di situ kita harus melihat para pelanggan atau masyarakat sangat membutuhkan air bersih, apalagi air itu juga untuk keperluan mandi bayi,”ujarnya.
Selain itu, para penagih atau petugas lapangan dari pihak Aetra bekerjanya seperti preman. Pasalnya dalam menagih kepada pelanggan sambil mengancam akan segera diputus jaringan airnya.
“Penagihan seperti itu kan udah seperti preman, sambil mengancam mau diputuskan. Emang standar penagihan dari Aetra seperti itu,”tandasnya.











