JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah melakukan rekayasa lalu lintas agar arus mudik Lebaran 2023 lancar.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memprediksi akan ada 203 ribu kendaraan yang masuk ke Ibukota Jakarta pada puncak arus balik Lebaran 2023.
Muhajir menyebutkan, puncak arus balik akan terbagi menjadi dua periode yakni pada 24-25 April dan 30 April-1 Mei 2023.
“Hanya pada waktu arus balik harus kita antisipasi karena ada kemungkinan pemusatan mudik itu puncak arus balik itu di hari Selasa,” ungkap Muhadjir saat Rapat Koordinasi Penanganan Arus Balik Idul Fitri 1444 Hijriah secara daring Minggu, 23 April 2023, dikutip dari laman Kemenko PMK.
Pada hari Selasa, 25 April 2023, menurut Muhadjit, kemungkinan bakal masuk ke ibukota dan sekitarnya sekitar 203.000 kendaraan per hari dari arah timur Jakarta Tol Trans Jawa dan dari arah Bandung diperkirakan akan melalui Tol Jakarta Cikampek di KM 66.
Ia menjelaskan pemerintah telah menyiapkan strategi dalam mengantisipasi arus balik Lebaran, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat hingga penerapan rekayasa lalu lintas, seperti saat arus mudik Lebaran.
Adapun rekayasa lalu lintas yang dilakukan pada arus balik Lebaran 2023 yaitu :
Pertama, menambah jumlah lajur di Gerbang Tol Cikampek Utama menjadi 32 lajur dengan mengoptimalkan kapasitas lajur contraflow.
Kedua, mengarahkan pengguna jalan dari pantura menuju Jakarta via Tol Jakarta-Cikampek atau sebaliknya melalui Gerbang Tol Cikampek (KM 72) dan Gerbang Tol Kalihurip (KM 68).
Ketiga, mengeluarkan kendaraan di Gerbang Tol Kalihurip (KM 67A) dan Gerbang Tol Sadang (KM 76A Cipularang) untuk pengguna jalan dari Jakarta menuju Cikampek.
Keempat, mengarahkan pengguna jalan dari Bandung menuju Jakarta menggunakan tol fungsional Jakarta-Cikampek II Selatan melalui Gerbang Tol Sadang (KM 76B Cipularang) dan masuk kembali ke Tol Jakarta-Cikampek melalui Gerbang Tol Karawang Barat (KM 47B Jakarta-Cikampek).
Kelima, pemberlakuan sistem One Way dari Gerbang Tol Kalikangkung (KM 414) sampai Gerbang Tol Cikampek Utama (KM 72). Selanjutnya diikuti dengan pengaturan Contraflow dari KM 71 sampai dengan tol dalam kota DKI Jakarta.
Tidak hanya jalur darat saja, Menko Muhadjir juga memastikan jalur laut dan udara tetap lancar dalam pengelolaan arus balik ini.
Ia mengimbau supaya adanya kebijakan yang mampu mendorong masyarakat untuk kembali pada periode tanggal 27-30 April 2023 seperti pemberian diskon untuk semua moda transportasi.
“Untuk arus balik dari Sumatera pengguna jasa penyeberangan, perlu diperhatikan kesiapan Pelabuhan Bakauheni. Penerapan pemisahan penyeberangan untuk kendaraan roda dua dan empat seperti yang diterapkan dari pelabuhan Ciwandan pada waktu arus mudik lalu,” Jelasnya.
Editor : Aas Arbi











