CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Jelang Kota Cilegon berusia 24 tahun, persoalan pengangguran paling sering dikeluhkan masyarakat.
Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Miraj menjelaskan, setiap reses, anggota DPRD Kota Cilegon selalu mendapatkan aspirasi terkait permasalahan pengangguran.
“Yang menjadi konsentrasi tingkat pengangguran terbuka yang saat ini masih tinggi. Ini jadi persoalan yang harus kita selesaikan bersama, bagaimana akumulasi setiap reses anggota DPRD selalu masalah pengangguran,” papar Isro saat ditanya terkait refleksi jelang HUT Kota Cilegon ke 24, Selasa 25 April 2023.
Isro menjelaskan, tingkat pengangguran di Kota Cilegon masih tinggi. Hal itu menurutnya tidak bisa ditampik oleh pemerintah.
Di lapangan, masih banyak masyarakat yang mengeluh tentang susahnya mendapatkan pekerjaan.
Guna menyikapi masalah itu, Pemkot Cilegon menggulirkan program magang, namun menurutnya hal itu bukan langkah konkrit untuk menyelesaikan persoalan pengangguran
“Program magang kami apresiasi, salah satu langkah konkrit yang dilakukan oleh eksekutif, tetapi belum menjadi solusi terbaik, karena magang paling lama satu tahun atau enam bulan nanti mereka akan berhenti lagi, maka ketika mereka berhenti tentu akan tercatat sebagai pengangguran kembali,” papar Isro.
Menurutnya, pemerintah juga seharusnya menyiapkan langkah guna menyikapi pasca program magang tersebut selesai.
“Maka ketika mereka pasca magang dan punya keahlian harus terus didampingi dan dikawal supaya keahlian yang diperoleh saat magang tidak sia-sia,” ujarnya.
Isro berharap dengan banyaknya investasi yang masuk ke Kota Cilegon harus berimbas terhadap kesejahteraan masyarakat.
Reporter Bayu Mulyana
Editor: Ahmad Lutfi











