SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar menilai Banten memang menjadi kawasan yang menarik bagi pendatang untuk mengadu nasib.
Biasanya saat arus balik, ada pendatang yang ikut dengan keluarga atau kerabatnya yang kembali ke Banten.
Meskipun begitu, Al mengimbau para pendatang untuk arif dan bijaksana apabila ingin mengadu nasib di Banten.
“Persiapkan kemampuan dan kompetensi agar memang dari kompetensi dan kemampuan yang ada bisa mencari jalan hidup di Banten atau kawasan sekitar seperti DKI dan Bekasi,” ujar Al.
Kata dia, sebagai warga bangsa Indonesia, pengaduan nasib di suatu daerah pada dasarnya sah-sah saja. “Tetapi tolong dipersiapkan kemampuan dan kompetensinya agar tidak jadi beban bersama. Itu konteksnya,” tegas Al.
Pria yang masih menjabat sebagai Sekda Banten definitif ini mengatakan, sebaiknya apabila tidak memiliki basis kompetensi, maka akan jadi beban bersama.
“Dengan kemampuan dan kompetensi, kalau disalurkan dengan baik, maka ruangnya di Indonesia termasuk di Banten,” ungkapnya.
Tetapi bila dengan kompetensi terbatas dan tertentu serta belum bisa kompetitif di dalam mengakses lapangan kerja, sebaiknya tetap di tempat masing-masing yang juga memiliki ruang berusaha.
Kata dia, setiap tahun baru atau hari besar keagamaan kerap ada pendatang yang jumlahnya fluktuatif. Untuk itu, ia sekali lagi mengimbau agar masyarakat yang ingin datang ke Banten untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi.
Reporter: Rostinah
Editor : Aas Arbi











