- Mengalami stres
Stres ternyata salah satu gejala kolesterol tinggi. Sebab, saat kadar kolesterol jahat dalam otak terlalu tinggi, maka dapat mengakibatkan gangguan pada kemampuan otak untuk mengatur emosi sehingga berisiko mengalami stres. Bahkan, yang lebih parah dapat menyebabkan depresi hingga alzheimer.
- Kenaikan berat badan
Nafsu makan memang cenderung menurun, tapi saat kadar kolesterol dalam tubuh terlalu tinggi, dapat menyebabkan berat badan naik drastis dalam waktu singkat.
Makanya, saat kolesterol kambuh atau untuk mencegah kambuh kembali, jaga asupan makanan sehat dan lebih rajin melakukan aktivitas fisik. Minimal 2-3 kali seminggu.
- Sering kram pada malam hari
Kram pada malam hari tak jarang akibat kesalahan posisi saat tidur. Namun, bedanya adalah jika akibat kolesterol, akan terasa kram pada area telapak kaki, jari-jari, dan tumit.
Untuk mengatasinya, luruskan kaki di atas kasur. Lalu, pegang telapak kaki dan dorong ke arah dalam secara perlahan agar aliran darah lancar kembali.
- Nyeri dada
Gejala ini karena kadar kolesterol yang tinggi menimbulkan endapan berbahaya pada dinding arteri (atherosklerosis). Akibatnya, endapan tersebut mengurangi aliran darah arteri dan menyebabkan keluhan nyeri pada dada.
- Nyeri tungkai kaki
Gejala kolesterol tinggi lainnya adalah nyeri pada tungkai kaki, terasa kaku, dan ada sensasi terbakar. Lalu, diikuti dengan nyeri pada bagian paha atau pantat.
Kaki juga terasa dingin yang biasanya akan memusat pada area tungkai kaki. Ini akibat aliran darah tersumbat sehingga tidak mencapai kaki sampai bawah.
- Kehilangan keseimbangan
Jika Anda tiba-tiba kehilangan keseimbangan, bisa saja itu salah satu gejala kolesterol tinggi yang sudah cukup parah. Kondisi ini juga bisa menjadi salah satu tanda-tanda atau gejala stroke.
Kehilangan keseimbangan ini juga diiringi dengan kesulitan menggerakkan mulut, tangan dan kaki terasa lemas, hingga kesulitan untuk berjalan.
Untuk mengatasi kadar kolesterol tinggi, ada bermacam cara. Anda bisa mencobanya, mulai dari menerapkan pola makan sehat, rutin berolahraga, dan lainnya.
Dari laman yang sama, ada cara menurunkan kadar kolesterol yang efektif. Yakni, menjaga berat badan ideal, mengelola stres karena ketika stres tubuh akan melepaskan hormon kortisol dan adrenalin yang dapat memengaruhi kadar kolesterol, dan menghentikan kebiasaan merokok.
Lalu, mengurangi konsumsi minuman beralkohol, membatasi asupan makanan yang mengandung gula dan lemak jahat, memperbanyak asupan serat (sayuran, gandum, kacang-kacangan), mengonsumsi asupan penurun kadar kolesterol (sayuran hijau, beras merah, pisang, kedelai, kacang-kacangan, hingga ikan salmon), rutin melakukan pemeriksaan kadar kolesterol. (don)










