• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Pemberian Susu Kental Manis Pada Anak Perburuk Upaya Penanganan Stunting

Syaiful Adha by Syaiful Adha
Jumat, 5 Mei 2023 14:35
in Berita Utama
Pemberian Susu Kental Manis Pada Anak Perburuk Upaya Penanganan Stunting

Ketua Yayasan YAICI Arif Hidayat saat memberi edukasi tentang susu kental manis kepada siswa PLBM Maleo, Tangsel (foto syaiful)

TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Pemberian susu kental manis pada anak rupanya menghambat upaya penanganan stunting (gizi buruk) yang dilakukan Pemerintah.

Yayasan Abhi Praya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) mengungkapkan, susu kental manis bukanlah susu murni dan gizi yang terkandung didalam susu kental manis berbeda dengan susu asli yang memang kaya gizi.

RelatedPosts

Warga Kampung Palendeng Lebak Bangun Jalan Desa 3 Kilometer dengan Gotong Royong

Dishub Tangsel Tindak Truk yang Langgar Jam Operasional di Rawa Buntu dan Parkir Liar di BRIN

Kamis, 24 September 2026 16:01
Warga Kampung Palendeng Lebak Bangun Jalan Desa 3 Kilometer dengan Gotong Royong

Warga Kampung Palendeng Lebak Bangun Jalan Desa 3 Kilometer dengan Gotong Royong

Kamis, 24 September 2026 15:56
Kunjungan Komisi III DPR RI

Komisi III DPR RI Kunjungi Polda Banten, Kapolda Paparkan Penguatan Penegakan Hukum

Kamis, 24 September 2026 15:38
Jenazah ABK Kapal Spead Boat Arupadhatu 1 Surakhman Dipulangkan ke Pandeglang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Surakman Dipulangkan ke Pandeglang, Bupati Dewi Sampaikan Duka Mendalam

Kamis, 24 September 2026 15:27

“Kita Indonesia, sejak jaman Belanda sudah salah persepsi, dimana susu kental manis dianggap minuman bergizi, padahal susu kental manis itu bukan susu, tapi sirup beraroma susu, sangat tinggi kadar gulanya, lebih 50 persen,” ungkap Arif Hidayat, ketua harian YAICI kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 5 Mei 2023.

Menurut Arif, YAICI pertama kali membongkar kepalsuan iklan susu kental manis pada tahun 2018 lalu, sehingga setelah itu produk-produk susu kental manis tidak lagi mencatut nama susu dan gizi serupa susu didalam kemasan produknya.

“Kami yang pertama menggebrak susu kental manis pada tahun 2018 lalu. Coba lihat sekarang, sudah tidak ada lagi iklan susu kental manis di media cetak, tv, online dan sebagainya yang mengklaim memikiki gizi setara susu asli,” jelasnya.

Menurut Arif, akibat salah persepsi di masyarakat yang menganggap susu kental manis adalah susu asli, banyak orangtua akhirnya memberi susu kental manis bagi anak-anaknya dengan harapan dapat mengatasi stunting.

Penelitian yang dilakukan pihaknya di DKI Jakarta, 1 dari 4 balita mengkonsumsi kental manis setiap harinya, dan dari 1.268 ibu, 341 (26,9%) diantaranya memberikan minuman kental manis kepada anak balitanya untuk pengganti gizi bagi buah hatinya.

Dari 341 ibu, 121 (35%) diantaranya memberikan kental manis kurang dari 1 kali sehari, sementara 220 (65%) lainnya memberikan lebih dari 1 kali sehari.

Hal ini justru memperburuk upaya penanganan stunting. “Justru yang terjadi, anak yang stunting malah terkena penyakit obesitas (kelebihan berat badan akibat banyak konsumsi gula-red).

Arif melanjutkan, kesalahpahaman persepsi terhadap susu kental manis inilah yang menjadi permasalahan serius dan memang perlu untuk ditangani oleh Pemerintah serta didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

“Sebab, hal ini dianggap sebagai salah satu faktor utama yang memperburuk permasalahan gizi di Indonesia, dimana saat ini Indonesia mengalami triple burden malnutrition berupa kekurangan, kelebihan, dan ketidakseimbangan gizi,” tegasnya.

Reporter: Syaiful Adha

Editor: Ahmad Lutfi

Tags: susuSusu Kental Manisyaici
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kisah Al-Qur’an Terkecil di Dunia yang Membuat Satu Keluarga Muallaf

Next Post

Ini Doa Ketika Terjadi Dukhan

Next Post
Ini Doa Ketika Terjadi Dukhan

Ini Doa Ketika Terjadi Dukhan

Deden Syukron wafat

Tokoh Kabupaten Tangerang Deden Syukron Tutup Usia

Rabu, 23 September 2026 14:26
tukin kepala sekolah Banten

Tukin Kepala Sekolah Banten Rp14,5 Juta Disorot, DPRD Minta Dipotong

Selasa, 22 September 2026 13:14
Kejari Serang

Buron Dua Tahun, Terpidana Penggelapan Ditangkap Kejari Serang

Rabu, 23 September 2026 08:26
tukin kepala sekolah Banten

Tukin Kepala Sekolah Banten Rp14,5 Juta Disorot, Dimyati: Kita Evaluasi

Selasa, 22 September 2026 14:06
Tukin Kepala Sekolah Banten

Anggota Komisi V DPRD Banten Tolak Pemotongan Tukin Kepala Sekolah Rp14,5 Juta

Rabu, 23 September 2026 14:32
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Warga Kampung Palendeng Lebak Bangun Jalan Desa 3 Kilometer dengan Gotong Royong

Dishub Tangsel Tindak Truk yang Langgar Jam Operasional di Rawa Buntu dan Parkir Liar di BRIN

by Syaiful Adha
Kamis, 24 September 2026 16:01
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID -Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menertibkan kendaraan berat yang melanggar ketentuan jam operasional di Jalan...

Warga Kampung Palendeng Lebak Bangun Jalan Desa 3 Kilometer dengan Gotong Royong

Warga Kampung Palendeng Lebak Bangun Jalan Desa 3 Kilometer dengan Gotong Royong

by Aas Arbi
Kamis, 24 September 2026 15:56
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID — Semangat gotong royong warga terlihat di Kampung Palendeng, Desa Sindangwangi, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak. Ratusan warga bergotong...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.