SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengguna internet di Indonesia setiap tahun semakin tumbuh. Hal ini mendorong perusahaan telekomunikasi untuk terus berinovasi.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), hasil Pendataan Survei Sosial Ekonomi Nasioanal (Susenas) tahun 2021, sebanyak 62,10 persen populasi Indonesia telah mengakses internet di tahun 2021.
Penggunaan internet tinggi mencerminkan iklim keterbukaan informasi dan penerimaan masyarakat terhadap perkembangan teknologi dan perubahan bagi masyarakat informasi.
Masih berdasarkan data BPS, tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia, antara lain salah satunya tidak terlepas dari pesatnya perkembangan telepon seluler. Pada tahun 2021 tercatat 90,54 persen rumah tangga di Indonesia telah memiliki atau menguasai minimal 1 nomor telepon seluler. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan kondisi tahun 2018 yang mencapai 88,46 persen.
Sementara itu, berdasarkan hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia diperkirakan mencapai 215,63 juta pada periode 2022-2023. Angka tersebut meningkat sebesar 2,67 persen
dibandingkan pada periode sebelumnya sebanyak 210,03 juta pengguna.
Jumlah pengguna internet tersebut setara dengan 78,19 persen dari total populasi Indonesia sebanyak 275,77 juta jiwa. Persentase pengguna internet periode itu lebih tinggi 1,17 persen dibandingkan pada periode 2021-2022 sebesar 77,02 persen.
Masa Depan IndiHome
IndiHome milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), saat ini sebagai pemimpin fixed broadband. Berdasarkan keterangan resmi Telkom, IndiHome memimpin 75,2 persen pangsa pasar di Indonesia, salah satu pasar fixed broadband dengan pertumbuhan tercepat di dunia dengan tingkat penetrasi sekitar 14 persen dibandingkan dengan 40 persen di seluruh Asia Tenggara. ARPU atau average revenue per user fixed broadband 6 kali lebih tinggi dari seluler di Indonesia. Dengan meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat, fixed connection dipastikan tumbuh signifikan.
Sejurus dengan itu, TelkomGroup terus memperkuat lini bisnis dan menunjukkan inklusi digital Indonesia.
Tahun ini Telkom akan mengintegrasikan IndiHome ke Telkomsel. Integrasi ini untuk menghadirkan bisnis layanan fixed dan mobile broadband terbesar di Indonesia.
Sebagai tahapan, Telkom dan Telkomsel sebagai anak perusahaannya telah menandatangani perjanjian pemisahan bersyarat untuk mengintegrasikan IndiHome ke Telkomsel.
Dengan integrasi ini, Telkom fokus pada business to business (B2B). Sementara business to consumers (B2C) akan sepenuhnya dikelola oleh Telkomsel. Inisiatif fixed mobile convergence ini dapat memperkuat posisi TelkomGroup sebagai perusahaan terintegrasi untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dan menciptakan sinergi melalui jaringan pelanggan yang luas.
Direktur Utama Telkom Ririek Ardiansyah menjelaskan, proses integrasi layanan broadband untuk pelanggan ritel TelkomGroup adalah bagian dari transformasi bisnis Five Bold Moves untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar telekomunikasi digital di Indonesia.
Menurut Ririek, integrasi IndiHome dengan Telkomsel yang merupakan salah satu lini bisnis andalan Telkom akan memungkinkan masyarakat memperoleh layanan broadband yang lebih luas. Pelanggan dapat berpindah tempat dengan bebas, tanpa khawatir kehilangan layanan, demi mewujudkan inklusi digital.
“Tansformasi bisnis TelkomGroup juga membuka peluang perusahaan untuk beroperasi lebih efektif dan efisien baik dari struktur bisnis perusahaan, alokasi modal, dan biaya operasional,” lanjut Ririek dalam keterangan resminya pada 6 April 2023.
Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam optimis dengan inisiatif fixed mobil convergence ini. Integrasi layanan IndiHome nantinya akan semakin memperkuat posisi Telkomsel di Industri telekomunikasi dan digital Indonesia.
“Telkomsel berkomitmen untuk terus bergerak maju melampaui ekspektasi menghadirkan produk dan layanan terdepan kepada pelanggan kami, serta konsisten mengembangkan ragam inovasi layanan yang semakin terintegrasi yang mengakselerasi pemerataan konektivitas digital dan berkelanjutan,” ungkap Hendri.
Menteri BUMN Erick Thohir merespons posotif integrasi IndiHome ke Telkomsel. Hal tersebut sebagaimana terlihat pada postingan di akun Instagramnya pada 11 April 2023.
“Kita menggabungkan IndiHome kepada Telkomsel, sehingga menjadi integrated internet solution termasuk turunannya digital content dan startup-startup lainnya yang bisa jadi bagian ekosistem tersebut,” kata Erick.
Kejutan Layanan
IndiHome terkenal dengan layanan trple pay atau tiga layanan dalam satu paket. Yaitu telepon rumah, internet, dan layanan televisi interaktif.
Telepon rumah dari IndiHome menawarkan kualitas suara yang jernih. Sementara layanan internet menawarkan kecepatan unlimited hingga 300 Mbps. Hal itu didukung oleh jaringan fiber optik yang tersebar di seluruh Indonesia.
Satu lagi yaitu layanan televisi interaktif yang menyediakan acara televisi favorit, film, dan berita terkini dari banyak pilihan chanel yang berkualitas. Dilengkapi pula dengan fitur sepeti playback, pause and rewind, TV storagez TV on demand, video on demand, dan karaoke.
Dengan integrasi IndiHome ke Telkomsel yang akan direalisasikan pada tahun ini, tentu saja IndiHome akan memberikan layanan terbaru untuk memuaskan pelanggannya. Kini tinggal tunggu saja kejutannya. (*)
Reporter: Aas Arbi
Editor: Aas Arbi











