PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gempa bumi tektonik berpusat di Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten belum berhenti.
Gempa susulan pasca gempa bumi Magnitudo 5,4 Skala Richter berpusat di Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Rabu, 10 Mei 2023 sekira pukul 11:24:49 WIB, terus terjadi.
Berdasarkan informasi disampaikan oleh BMKG, gempa bumi yang berpusat dititik sama yakni di Sumur, Selat Sunda, Banten dari semenjak hari Rabu, 10 Mei 2023 hingga Kamis, 11 Mei 2023 sampai jam 06.00 WIB, tercatat sudah mencapai 65 kali. Gempa susulan dirasakan dengan Magnitudo maksimal 5,1 Skala Richter dan minimal Magnitudo 2,1 Skala Richter.
Menurut, Ketua RT 03 RW 04 Kampung Ketapang, Desa Tunggaljaya, Kecamatan Sumur, Ruyadinata, gempa bumi susulan berpusat di Sumur masih belum berhenti.
“Gempa susulan terjadi sepanjang malam. Dari kemarin hingga pagi ini enggak berhenti-berhenti,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 11 Mei 2023.
Getaran gempa bumi yang terasa kuat waktu kemarin. Waktu gempa bumi dengan Magnitudo 5,4 Skala Richter.
“Namun yang buat kita agak khawatir gempa susulanya sangat rapat. Dengan titik pusat gempa di lokasi sama yakni di Sumur,” katanya.
Diakui Ruyadinata, rasa khawatir terjadi hal tidak diinginkan ada akan tetapi memang kalau warga Sumur sudah terbiasa hidup dengan gempa. Hanya saja memang sekarang ini menjadi lebih waspada.
“Serta memperbanyak memanjatkan doa. Agar gempa yang terjadi ini bukan membawa hal buruk tetapi hal baik untuk masyarakat Sumur khususnya dan umumnya Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Pada saat ini, warga Sumur menjalankan aktivitas seperti hari biasa. Pergi ke ladang, melau, ke pasar, ke sekolah, berdagang dan aktivitas lainnya.
“Mungkin itu tadi karena memang sudah terbiasa menjalani hidup di pusat gempa. Kalau begitu untuk hari ini dalam setiap obrolan bareng keluarga, teman tidak terlepas dari obrolan masalah kejadian gempa ini karena memang tidak biasanya, kalau yang sudah-sudah gempa di sini nanti pindah ke daerah lain, tapi ini belum beranjak pindah masih di titik sama,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Merwanda











