SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Imigrasi kelas I Non TPI Serang menghadiri acara yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten, sekaligus menjadi narasumber pada acara pembinaan kewarganegaraan.
Acara yang diselenggarakan pada Jumat 13 Mei 2023 di Aula Gedung Ponpes Ikhlas Salman Al-Farisy, Jawilan, Kabupaten Serang, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman wawasan kewarganegaraan terkait prinsip-prinsip hak azasi manusia dan kewajibannya sebagai warga negara Indonesia.
Dalam acara tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang memberikan materi tentang Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian Implementasi dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak didik, agar memiliki rasa kebangsaan serta menambah wawasan pengetahuan tentang kewarganegaraan,” kata Dwi Avandho Farid, Kepala seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian.
Saat ini kita tengah menghadapi era revolusi industri 4.0 di mana arus globalisasi banyak mempengaruhi perkembangan karakter pada anak bangsa Indonesia. Era revolusi industri 4.0 ini ditandai dengan berkembangnya ilmu pengetahuan serta teknologi secara pesat sehingga perlunya pembinaan tentang kewarganegaraan pada anak bangsa untuk mempertahankan jati diri sebagai generasi penerus bangsa Indonesia yang berbudaya.
Masalah kewarganegaraan dan keimigrasian saat ini berkembang dengan pesat, terutama setelah memasuki era globalisasi, seseorang dengan mudahnya berpindah (migrasi) dari negara satu ke negara lain.
Masalah migrasi ini tentu membawa dampak terhadap tanggung jawab negara terhadap keselamatan warga negaranya di manapun mereka berada.
“Jangan sampai ideologi mereka berubah, sehingga akan melakukan kepada hal yang buruk,” tuturnya.
Pentingnya pendidikan kewarganegaraan di era generasi Z ialah karena berbagai macam gejolak yang terjadi saat ini dapat menyebabkan pengikisan budaya Indonesia sehingga warga negara Indonesia, khususnya generasi Z abad 21 sangat perlu untuk mempelajarinya.
“Harapan kami, setelah kegiatan ini generasi muda tetap dalam situasi kondusif, bebas dari narkoba ataupun paham yang buruk, sehingga terbentuk jiwa-jiwa generasi muda yang handal,” harapnya.
Reporter: Eko Fajar
Editor: Aas Arbi











