Anda tentu mudah melakukan tiga poin pertama. Untuk poin keempat sampai ketujuh, mungkin Anda akan bingung untuk melakukannya.
Tapi jangan khawatir. Setelah melakukan poin pertama hingga ketiga, Anda akan punya gambaran untuk menentukan pilihan.
Anda akan memperoleh gambaran atau kesimpulan tentang apa yang bisa diberikan buku di tangan Anda itu sebelum membelinya.
Anda juga perlu mengetahui pendapat seorang filsuf Inggris bernama Francis Bacon. Menurutnya, ada tiga kelompok.
Yakni, buku yang hanya perlu dicicip, buku yang perlu ditelan saja, dan buku yang harus dikunyah dan dicerna.
Maksudnya, buku yang hanya perlu dicicip adalah buku-buku yang tidak perlu Anda baca seluruhnya. Dengan hanya membaca sebagian dari isi buku, Anda bisa mengetahui dan memahami isi buku dengan baik.
Lalu, buku yang ditelan. Adalah buku yang tidak memerlukan usaha analisa yang mendalam untuk memahami isinya. Buku ini, umumnya merupakan buku yang isinya tentang bidang yang Anda geluti.
Kemudian, buku yang harus dikunyah dan cerna. Artinya, buku ini membutuhkan usaha ekstra dan analisa yang lebih banyak untuk membaca. Contohnya, Anda seorang politisi yang ingin mempelajari politik yang lebih rumit.
Kelompok buku ini umumnya merupakan buku-buku teknis.
Pengelompokkan buku ini bergantung pada minat, pengetahuan sebelumnya, dan juga pengalaman seseorang.
Tahap selanjutnya adalah menentukan kebutuhan Anda. Jika buku yang Anda pegang memang sesuai kebutuhan, ya beli saja.
Langkah terakhir adalah menentukan tujuan Anda setelah membacanya. Sebab, jika tidak tahu tujuan Anda setelah membacanya, buku yang Anda beli tidak akan memberikan manfaat maksimal. Bahkan, Anda mungkin akan mendapatkan kesulitan dalam proses membacanya. (*)











