LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkab Lebak menargetkan penuntasan pembangunan Jalan Muncang-Sobang-Cimandiri.
Pembangunan jalan penghubung tiga Kecamatan di Kabupaten Lebak sepanjang 62,7 kilometer itu menelan anggaran Rp 154 miliar. Proyek ini multi years, karena pembangunan jalan tersebut sudah dimulai sejak 2022.
Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengatakan, Jalan Simpang Cibarengkok-Cimandiri Laut telah dilapisi hotmiks sepanjang 2,8 kilometer.
“Alhamdulillah, Jalan Simpang Cibarengkok-Cimandiri Laut sepanjang 2,8 KM sudah dikerjakan. Semoga ruas jalan ini bisa selesai sebelum masa tugas saya sebagai Bupati berakhir November nanti,” katanya, Selasa, 13 Juni 2023.
Orang nomor satu di Kota Multatuli ini meminta agar masyarakat dapat merawat hasil pembangunan jalan tersebut. Sehingga, jalan dapat bertahan lama.
“Semoga bisa bermanfaat untuk menunjang sektor ekonomi dan pariwisata yang ada ruas jalan ini,” ujarnya.
Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Lebak, Yosep Mochamad Holis mengatakan, Jalan Muncang-Sobang-Cimandiri merupakan salah satu program strategis yang dibangun melalui multi years pada 2022-2023.
“Insya Allah, pembangunan multi years jalan yang menghubungkan Lebak wilayah Tengah dengan Lebak wilayah Selatan beres,” katanya.
Menurut mantan Kepala DPMPTSP Lebak ini, pembangunan jalan tersebut berimplikasi kepada akumulasi target capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sesuai misi Bupati dan Wakil Bupati Lebak di periode kedua.
“Proyeknya itu pembangunan jalan mulai dari Kecamatan Muncang-Sobang sampai Cimandiri, Kecamatan Panggarangan. Itu kita estimasikan menghabiskan anggaran sekitar Rp 154 miliar untuk 62,7 kilometer,” katanya.
Dia mengatakan, untuk tahun pertama pembangunan Jalan Muncang-Sobang sudah rampung.
“Tinggal ke Cimandiri Laut. Nah, kita punya keyakinan di tahun 2023 ini proyek tersebut beres 100 persen,” katanya.
Yosep meyakini, pembangunan jalan tersebut akan berdampak pada beberapa sektor, seperti pemerataan pendapatan; konektivitas Utara, Tengah dan Selatan; serta meningkatkan akses jalur wisata.
“Tentunya, dengan pembangunan jalan pasti akan ada pertumbuhan ekonomi dan sosial. Di ruas jalan ini mulai dari wisata Timur, Tengah sampai ke Selatan. Mulai dari Ponpes Latansa, rafting arung jeram, wisata Gunung Luhur sampai ke wisata Pantai Selatan,” katanya. (*)
Reporter: Nurabidin
Editor: Agus Priwandono











