TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengajian Ustaz Riyad Bakrey yang digelar di Masjid Baiturohman Pusdiklantas Polri, Serpong Utara, Tangsel diprotes warga.
Hal itu lantaran materi pengajian yang dibawakan oleh Ustaz Riyad Bakrey diduga mengandung ajaran ujaran kebencian.
Hal itu terungkap unggahan akun Twitter @cutes_zee, Selasa 13 Juni 2023.
“Sangat disayangkan, Masjid Pusdik Lantas Polri Serpong kurang selektif mengundang penceramah sehingga menimbulkan keresahan warga sekitar,” tulisnya dikutip RADARBANTEN dari akun Twitter akun Twitter @cutes_zee.
Protes warga sudah dilakukan sejak lama. Bahkan pada 31 Mei 2023 lalu, warga sempat melayangkan surat keberatan ke pihak Dewan Kemakmuram Masjid (DKM) namun tak membuahkan hasil.
“Rabu 31 Mei 2023, masjid Baiturrahman Pusdik Lantas mengadakan kajian ustad Riyadh Bajrey. Keresahan warga, sudah berlangsung lama. Bahkan pernah melayangkan surat keberatan dilampiri td tangan warga sekitar,” tambahnya.
Warga resah karena ustad tsb terindikasi menganut paham salafi. Warga setempat juga membuat spanduk penolakan, namun spanduk tersebut diamankan oleh oknum Dewan Kemakmuran Masjid( DKM) dengan tujuan kemungkinan untuk menghindari kesan negatif terhadap institusi Polri.
“Agak mengherankan, menurut keterangan warga, peserta kajian justru bukan warga sekitar dan bukan dari Pusdik Lantas Polri.
Sehingga kajian tsb terkesan eksklusif dan agak tertutup. Bahkan ketua DKM saat dikonfirmasi warga tidak banyak mengetahui,” imbuhnya.
“Kemungkinan kajian tersebut digagas ketua DKM sebelumnya. Bahkan menurut warga sekitar, kajian serupa sudah dimulai sejak kisaran 2018/2019. Dan hingga kini warga sekitar masih keberatan dan tidak terlibat dalam kajian di masjid tersebut,” tambahnya.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak DKM Masjid.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Abdul Rozak










